Gunungkidul – Konsistensi Madrasah untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan kepercayaan masyarakat terus dilakukan dengan berinovasi melalui program-program kegiatan pendidikan dan non pendidikan. Seperti yang dilakukan Madrasah Yappi Dengok Playen bersama bantuan lasiz Unisia membangun BUMM yang secara resmi Launching (Badan Usaha Milik Madrasah) BUMM AMANAH MI Yappi Kalongan Dengok Playen oleh Bupati H.Sunaryanta dengan di tandai penandatanganan prasasti. Sabtu (13/11).
Kepala sekolah MI Yappi M.Abdul Salam, SPd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai cara menunjukan tekad dan kepada masyarakat bahwa MI ini ada sehingga berharap menarik masyarakat dan dicintai masyarakat karena itu BUMM masih butuh dukungan dari masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menambah keberkahan sehingga dapat berkembang dan menunjukan kualitas pendidikan madrasah” ungkapnya
BUMM yang telah berjalan sejak 1,5 bulan yang lalu bergerak di bidang perdagangan yang menyediakan keperluan sehari-hati serta menjadi satu-satunya usaha yang bergerak di bidang pertamini.
“Hal inipun tak lepas dari dukungan penuh dan disuport lasiz unisia serta arahan pendamping”, aku Abdul Salam.
Di tambahkan bahwa untuk mendorong lebih maju bidang pendidikan perlu dukungan penuh dari seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat. Melihat kondisi saat ini MI dengan sarana dan prasarana yang masih membutuhkan perhatian dengan jumlah siswa sebanyak 44 orang dengan tiap rombel ada 7 siswa.
[PIC2]
Namun begitu dengan tekad yang kuat serta semangat meski sebagai sekolah kecil ingin menunjukan sekolah yang luar biasa.
Kontribusi MI dengan membangun TPQ dengan pendidik yang berkualitas sehingga harapannya dapat mendongkrak kepercayaan masyatakat.
Lebih jauh disampaikan kepala sekolah bahwa berdirinya BUMM dengan dana 23 juta, dan bantuan dana 10 juta untuk BUMM masih di tambah dengan swadaya dan bantuan dari Donatur. Sementara bangunan gedung senilai 21,7 juta hasil dari dana swadaya murni dukungan dan peran dsri kepala desa serta komite dan walimurid. Pom mini yang telah berjalan hampir 1,5 bulan lebih, Dengan kapasitas omset penjualan mencapai 20 sampai 25 liter perhari.
Musthofar Anwar ketua lasiz Unisia menyampaikan bahwa suport BUMM merupakan Program galang madrasah. Targetnya adalah bantuan kepada 6 MIN dan pendampingan setiap tahunnya.
“Pada tahun 2021 salah satunya diberikan kepada MIN Selain juga program bantuan intensif mengajar yang diperuntukan untuk guru masing masing 300 ribu selama satu tahun, Bantuan lain berupa pelatihan tentang penyususnan kurikukum pendidikan kepada guru dan kepala sekolah” ungkapnya
Sementara itu Bupati H.Sunaryanta dalam sambutannya atas nama pemerintah mengapresiasi dengan mengucapkan selamat dengan berdirinya BUMM ini. Melihat kondisi nyata dengan penghasilan minim para tenaga didik, dengan keberadaan BUMM ini menjadi embrio untuk membangun kesejahteraan melalui peran unisia
“Harapanya dapat berkembang di beberapa tempat yang akhirnya mampu mewujudkan kesejahteraan” ungkap Bupati
Selanjutnya secara resmi bupati melaunching ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Hadir dalam acara tersebut Bupati H. Sunaryanta, Kepala Kemenag Gunungkidul Syaban Nurono, Ketua Lasiz Unisia, Panewu Playen, Lurah Dengok, Donatur Bambang Riyanto.
[PIC1]

