Gunungkidul – Tiga agenda resmi peresmian gedung asrama putra Pondok pesantren Ash-Shidiq Purworejo Jurangjero Ngawen, dua event olahraga pembukaan secara resmi drag race challlenge 2021 kejuaraan nasional putaran ke II di lapter gading serta granfinal sepak bola latber U40 di lapangan Karangrejek dilakukan oleh Bupati H.Sunaryanta, Minggu (14/11).
Agenda pertama minggu pagi meresmikan gedung asrama Putra Ponpes Ash-Shidiq yang berlokasi di dusun Purworejo Kalurahan Jurangjero Kapanewon Ngawen.
KH Suroto Abu Nizam M.Pd selaku Pimpinan ponpes Ash-Shidiq merasa bersyukur atas perhatian yang sangat besar dari Bupati dengan kehadiranya dalam rangka peresmian gedung asrama putra. Selain itu dengan kondisi seperti ini masih terus melaksanakan kegiatan menyesuaikan ketentuan dan kebijakan pemerintah. Kondisi ponpes Ash-Shidiq yang terus berbenah untuk memberikan layanan pendidikan terbaik dengan berbagai fasilitas secara bertahap.
[PIC2]
“Pondok pesantren dengan konsentrasi pendidikan islam mulai dari Paud/TK, SD, SMP dan SMA. Melengkapi prasarana Pembangunan gedung asrama putra dua lantai dengan estimasi biaya mencapai Rp. 1,5 Milyar di lahan 1 hektar lebih” ungkapnya
Dalam hal ini plt. Kepala disdikpora Drs. Ali Ridlo, MM sangat mengapresiasi peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan islam. Dengan jenjang pendidikan yang di mulai dari tataran paling bawah.
“Paud/TK yang ada di Ash-Shidiq menjadi sangat penting, karena menyadari pentingya pendidikan di awali dari tataran paud/TK inilah karakter mulai dapat dibentuk” ungkapnya
Dalam kesempatan ini Bupati mengatakan bahwa modal sosial kegotong royongan dan guyub rukun yang masih terjaga dengan baik di Gunungkidul memiliki arti yang sangat penting.
“Dengan kebersamaan dan guyup rukun dapat membangun seperti ini, Selamat dan terimakasih bagi donatur semoga budi baik ini senantiasa mendapatkan imbalan dari Tuhan” ungkapnya
[PIC1]
Lebih jauh Bupati berpesan kepada pengelolaan ponpes serta kepada pengasuh untuk dapat menguatkan nilai moral dan mentalistas anak didik, dan doktrin yang kuat tentang keimanan sehingga tidak ada orang yang keluar dari keislaman. Selain itu harapannya dapat mengikuti peradaban dan perkebangan siatuasi dengan penerapan teknologi dan ilmu pendidikan lainya agar nantinya dapat bergaul dengan banyak orang sehingga mampu berafiliasi, ujungnya akan menuju pondok pesantren dengn modernitas.
“Pemanfaatan teknologi media sosial yang terkadang lepas kontrol, tetapi harus di ingat bahwa, ada undang undang yang harus di taati agar tidak terjadi singgungan. Bila kita semua mampu melakukan meskipun di era keterbukaan akan mampu menjalani hidup damai” tambahnya
Sementara itu dalam agenda kegiatan lainya Bupati H.Sunaryanta yang hadir membuka acara kejuaraan nasional dragrace 2021 yang di gelar di landas pacu lapangan terbang Gading menyampaikan atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih dan semoga kegiatan dapat terlaksanan dengan aman dan lancar.
Dalam kesempatan ini Nadjib saleh ketua venture sport club sekaligus sebagai promotor penyelengara mengatakan bahwa event ini direspon baik dengan di ikuti peserta dari luar daerah seperti di ikuti 6 starter luar jawa dari gorontalo dan palu.
“Patut kiranya di apresiasi bahwa Yogyakarta masih dipercaya IMI dalam penyelenggaraan kejuaraan event nasional.
Berharap kedepan di bawah kepemimpinan H.Sunaryanto Gunungkidul memikiki sirkuit permanen sehinga lebih leluasa dalam penyelengaraan event” ungakpanya

