Gunungkidul – Mendorong petani optimalisasi memanfaatan lahan kurang produktif dan sebagai upaya penganekaragaman bahan pangan selain usaha tani dalam tanaman pangan padi dan palawija, Wakil Bupati Heri Susanto,S.Kom, M.Si bersama Gusti Aning, dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. GK, panewu Tanjungsari, BPP Tanjungsari dan lurah Kemadang melaksanakan kegiatan gerakan tanam porang perdana, di Dusun Jebreng Kalurahan Kemadang Kapanewon Tanjungsari,Rabu(17/3).
| [PIC2] |
Penanaman Porang secara perdana oleh Wakil Bupati secara simbolis di laksanakan di lahan seluas -+ 3000 Ha di bawah tegakan tanaman jati. Heri Susanto, S.Kom, M.Si Wakil Bupati sangat mengapresiasi kepada masyarakat yg diwakili lurah kemadang yang sudah mewujudkan kemitraan budidaya tanaman porang di Gunungkidul khususnya di kelurahan Kemadang.
“Untuk penanaman tanaman porang ini diharapkan memanfaatkan lahan2 yg tidak “produktif” atau lahan-lahan dibawah tegakan, karena tanaman porang dapat tumbuh dengan baik walaupun dibawah naungan sampe 60%”, kata Wakil Bupati yang juga mantan pegawai Kementan ini.
Gusti Aning dalam sambutannya jg sepakat akan membantu masyarakat dalam budidaya tanaman Porang dengan pola kemitraan, dan dalam implementasinya nanti akan sepenuhnya mnggunakan pupuk organik dan tanpa mnggunakan pupuk sintetis ( kimia ). Harapannya kedepan bisa memperluas areal tanaman Porang.
Hal senada juga disampaikan oleh lurah kemadang Sutono menharapkan budidaya tanaman Porang dapat lebih diperluas areal penanamanya.[PIC3]
Secara terpisah Panewu Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto mengapresiasi terkait gerakan tanam porang dengan tetap mempertahankan kearifan lokal setempat, dimana masyarakat kemadang Tanjungsari dalam bertani masih mengandalkan tanaman pangan seperti padi, jagung dan palawija.

