Kebutuhan Minyak Domestik Sebanyak 3000 ton Per Tahun, Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta Berharap Produksi Minyak Kayu Putih di Sendang Mole Bisa Memenuhi Kebutuhan Nasional.

Gunungkidul –  Gubernur DIY  Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X didampingi Bupati Gunungkidul H, Sunaryanta, meninjau Penyulingan Perdana produksi Minyak Kayu Putih di Pabrik Sendang Mole, Kelurahan  Gading, Playen,Gunungkidul pada Senin (19/04). [PIC1]

Kebutuhan minyak domestik saat ini sebanyak 3000 ton per tahunnya. Direktur Jendral (Dirjen) Konservasi Sumber Daya dan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno menyebutkan tanaman kayu putih sebagai bahan baku minyak kayu putih perlu dibangun secara luas dan perlu terus dikembangkan.

“Kayu putih perlu dikembangkan dengan berbagai inovasi sebagai penggunaan benih unggul, pola tanam dan teknologi pengolahan, untuk itu dengan terselenggaranya penyulingan perdana minyak kayu putih ini diharapkan menjadi percontohan dalam pengembangan  kayu putih di Indonesia”

Menanggapi hal tersebut, Bupati H. Sunaryanta menyebutkan dengan tingginya kebutuhan minyak,tanaman kayu putih sebagai bahan baku minyak kayu putih perlu dibangun secara luas dan perlu terus dikembangkan.

“Kebutuhan dalam negri sekitar 3000 ton per tahunnya, sedangkan produksinya masih 600 ton per tahun,artinya masih kekurangan nah apalagi di gunungkidul lahannya cukup besar, mudah mudahan kedepannya bisa memenuhi kebutuhan nasional” ungkapnya

Menurut Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta , hal ini berarti ada jarak yang begitu jauh antara tingkat produksi dengan kebutuhan dalam negri.

Berdasarkan data dari Sendang Mole menunjukkan lahan tanam Kayu di Gunungkidul luasnya hampir mencapai 4 ribu hektare. Untuk saat ini sebanyak 18 ton daun kayu putih diolah dalam sehari dengan 40 orang Sumber Daya Manusia.

Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengatakan program penyulingan minyak kayu putih Sendang Mole berpotensi untuk dikembangkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Gunungkidul.

“Jangan sampai produksinya menurun, sebisa mungkin ditingkatkan lagi” kata Gubernur HB X

Dalam hal ini, orang nomor satu di Gunungkidul, Bupati H. Sunaryanta berharap kedepan peningkatan kapasitas produksi tersebut berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

[PIC3]