Bupati Monitoring Pelaksanaan Pilur Serentak

Gunungkidul – Hari Sabtu 30 Oktober menjadi hari bersejarah bagi 58 kalurahan, dengan dilaksanakan pilihan lurah(Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul. Pelaksanaan pilur ini di pantau langsung oleh Bupati H.Sunaryanta dengan mengunjungi beberapa TPS di kapanewon Wonosari, Patuk, Semanu, dan Karangmojo.
Pilihan lurah sebagai bagian dari demokrasi harus patut terus di dukung serta agar dapat terlaksana dengan baik aman dan lancar.
Sebelumnya Bupati, melaksanakan rakor virtual yang di pusatkan di balai desa Gari Wonosari dengan Dirjen pemerintahan desa.

[PIC2]

Kabupaten Gunungkidul pada pilihan lurah serentak ini menjadi yang ke 93 tahun 2021 yang dilaksanakan
pada 58 desa di 17 Kapanewon dengan jumlah DPT sebanyak 236.584 orang yang tersebar di 709 TPS dan diikuti oleh 170 calon kepala desa (151 laki-laki dan 19 perempuan).

Pelaksanaan proses pilurdes menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per TPS.

Sebelum melihat langsung proses pencoblosan, Bupati mengikuti virtual zoom dengan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Yusharto Huntoyungo yang juga terus melakukan pantauan pilurdes salah satunya di Kabupaten Gunungkidul. 

“mohon untuk tidak lengah dan terus memantau pelaksanaan pilkades hingga tahapan pelantikan kepala desa sehingga pelaksanaannya tidak menghasilkan klaster baru covid-19, harapan saya  pesta demokrasi di Kabupaten Gunungkidul mampu menghasilkan kepala desa yang berintegritas, amanah, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya” ungkapnya

[PIC2]

Usai melakukan virtual zoom bupati beserta rombongan melihat langsung proses pencoblosan di TPS 01 padukuhan Ngijorejo di Kalurahan Gari dilanjutkan mengunjungi TPS 02 Padukuhan salak Patuk, Kalurahan Semoyo Patuk. TPS 08 Kauman, Dadapayu, Semanu dan TPS 13 Bejiharjo.

Dalam kesempatan ini Bupati H.Sunaryanta didepan kontestan ketika dalam kunjungan di balai kalurahan Dadapayu Semanu, berharap kepada lurah bahwa dalam sebuah kontestasi tentu ada kalah dan menang, namun begitu bupati berpesan tetap legowo. 

“membangun tidak hanya dengan menjadi lurah saja namun di sektor – sektor lain dalam rangka mengabdikan diri dan tetap menjaga solidaritas” ungkap Bupati

 

Sementara itu Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayuda menyampaikan bahwa peran Polri dan TNI dan aparat lainnya terus melakukan pengamanan dengan patroli rutin di daerah yang akan melaksanaka Pilurdes.
Dukungan polri dalam pelaksanaan pilurdes untuk keamanan dengan menerapkan pola 2 polisi 4 linmas.

“Sejauh ini setatus aman dan mudah- mudahan dapat melaksanakan pengamanan sampai pasca dan pelantikan. Dandim 0730/GK letkol Kav Anton Wahyudo pun berharap proses demokrasi dapat berjalan lancar, aman tertib dan disiplin” ungkapnya

Pelaksanaan pilihan pilurdes ini pun di akui panitia pelaksana, dapat berjalan dengan aman tertip dan lancar serta penerapan prokes ketat, bahkan panitia memberikan fasilitas bagi masyarakat seperti menyediakan masker dan lainya. Hal itu diungkapkan salah satu ketua panitia penyelenggara di TPS 13 Bejiharjo, Mujiyono.

Hadir dalam pantauan trrsebut Bupati H.Sunaryanta, Dandim 0730/GK Letkol Kav. Anton Wahyudo, Kapolres AKBP Aditya Galayuda Ferdiansyah, SIK,MT., Ketua Pengadilan Negeri Wonosari Endi Nurindra Putra, S.H., M.H,
Kepala Kesbangpol Johan Eko Sudarto, S.Sos.,MH
Kepala Dins Kesehatan dr.Dewi Irawati, M.Kes, Kepala Dinas Kominfo Drs.Wahyu Nugroho, M.Si, Kajari Wonosari, serta para pejabat pemkab Gunungkidul.

[PIC1]