Pentingnya Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini,Gunungkidul Launching Gerakan Migunani

Gunungkidul – Tantangan globalisasi, dimana perubahan secara besar-besaran dan fundamental melanda dunia hal ini juga menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bangsa Indonesia. Perubahan yang besar dan fundamental ini sangat berdampak bagi Bangsa Indonesia, dalam bentuk rapuhnya paham kebangsaan dan ancaman disintegrasi bangsa.

Sehingga upaya meningkatkan pemahaman kembali keberadaan Pancasila bagi warga masyarakat sebagai jati diri dan pandangan hidup Bangsa Indonesia meningkatkan wawasan kebangsaan mutlak di perlukan dan harus dilakukan secara masif pada saat ini.

Keadaan tersebut melatar belakangi Badan Kesatuan bangsa dan politik Gunungkidul menginisiasi sosialisasi wawasan kebangsaan sebagai salah satu upaya kembali pembangunan karakter sumber daya manusia yang berwawasan kebangsaan menyasar kepada seluruh lapisan masyarakat sampai ke tingkat anak-anak.

Kegiatan sosialisasi di tandai dengan launching Gerakan Migunani (Mari Gugah Nasionalisme Anak Dengan Literasi) oleh bupati H.Sunaryanta di Ruang Rapat Handayani, Kamis (23/9).

[PIC1]

Dalam sambutan Kepala Kesbangpol Johan Eko Sudarto, S.Sos,MH, sosialisasi wawasan kebangsaan harus terus masif dilakukan menyasar seluruh lapisan masyarakat sampai ketingkat anak-anak

“Tentu saja sosialisasi wawasan kebangsaan bagi anak harus dilakukan melalui media yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami” terang Johan

Dalam peran sosialisasi ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul menggagas sebuah Gerakan Menggugah Nasionalisme Anak Dengan Literasi, sehingga tujuan dari sosialisasi dapat tercapai secara optimal.

Sosialisasi wawasan kebangsaan yang dilakukan sedini mungkin, diyakini akan memberikan dampak penting terhadap peningkatan semangat kebangsaan, nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi penerus bangsa.

lebih lanjut di sampaikan kepala Kesbangpol bahwa Gerakan Migunani diawali dengan Pemasangan Subdomain Pojok Migunani pada Website Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sebagai media literasi wawasan kebangsaan bagi anak.

Pojok Migunani memiliki fitur-fitur berupa bahan Literasi bagi anak meliputi cerita anak, komik, picturebook, dan puisi/pantun.
Selainitu juga dilakukan Interaktif antara Bakesbangpol sebagai pemberi layanan dan masyarakat melalui informasi, diskusi, unggah karya, dan piagam elektronik bagi penulis dan pembaca.

Bupati H.Sunaryanta dalam sambutanya menyampaikan terimakasih dengan dilaksanakan sosialisasi sekaligus launching Gerakan Migunani (Mari Gugah Nasionalisme Anak Dengan Literasi)

Pentingnya menumbuhkan jiwa nasionalisme pada saat ini, perlu lebih di kuatkan Jati diri bangsa yang dapat dibangun dan dikuatkan melalui 4 pilar kebangsaan.

Membangun karakter dan menumbuhkan rasa nasionalisme harus di mulai sejak masa anak -anak agar jiwa kebangsaan anak semakin kuat dan memahami wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

Dengan kuatnya jiwa nasionalisme menjadi satu cara antisipasi menghadapi ancaman terhadap proxywar, narkoba, radikalisme, sehingga dengan semakin kuatnya jiwa nasionalisme akan mampu mewujudkan generasi emas.

Ditambahkan oleh Kabid Bidang Bina Ideologi dan Ketahanan Nasional
Irma Madyastuti Rahayu, S.STP pojok migunani website pun dilengkapi bahan literasi dalam Pojok Migunani kerjasama dengan BPIP, Perpustakaan KPK, Perpustakaan BNN RI, dan sumbangan dari komunitas penulis. bertema nasionalisme dan semangat kebangsaan dalam arti yang luas meliputi penanaman rasa cinta kepada tanah air, pengenalan adat, budaya, dan seni lokal, pendidikan budi pekerti sesuai kearifan lokal masyarakat Gunungkidul, pendidikan anti radikalisme, anti korupsi dan anti narkoba.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati H. Sunaryant, Komandan Kodim 0730/GK, Kapolres, Ketua TP PKK/Ketua Himpaudi/Bunda Literasi Kabupaten Hj.Diah Sunaryanta, Asisten I Dra.Siwi Iriyanti, MA,Kepala Kesbangpol Johan Eko Sudarto, S.So., MH, kepala OPD Terkait, Perwakilan Penewu, Lurah dan Tokoh Pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.

[PIC2]