Gunungkidul – Sebagai bagian dari pelestarian seni ketoprak serta ajang kompetisi seniwan seniwati ketoprak di Gunungkidul, Dinas Kebudayaan menggelar Festival ketoprak tingkat kabupaten tahun 2021.
Dengan tetap mentaati protokol kesetan,kegiatan yang dilaksanakan di gedung auditorium Taman Budaya Gunungkidul di buka langsung wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom.,M.Si, Minggu (10/10).
| [PIC2] |
Drs. Agus Mantara Sekretaris Dinas kebudayaan mengatakan Vestifal ketoprak dilaksanakan secara virtual untuk menghindari terjadinya kerumunan mengingat masih di kondisi pandemi, masyarakat pun dapat melihat dengan cara akses YouTube Kebudayaan Gunungkidul.
Pelaksanan Festival ini dilaksanakan tanggal 10 sampai 15 Oktober 2021, dengan peserta dari 18 grup Kapanewon. Menggunakan dana BKK APBD Danais. Ketentuan peserta grup ketoprak salah satunya pembatasan usia pemain
| [PIC2] |
maksimal 45 tahun.
5 penyaji terbaik akan Diambil juara 1,2,3 dan harapan 1,2, serta akan dipilih 8 penghargaan perorangan dengan p3nilaian diantaranya penyutradaraan, pengiring, perias peranutama dan peran pembantu dan lainya.
Dalam festival ini melibatkan 5 tim Yuri dari unsur akademisi, pengamat seni, pelaku seni danpelestati seni meliputi Drs purmawatadi, Kus wiyadi, Dra Sri Harjanti, Widayat, Drs Purwanto
Hasil lomba peserta yang dinyatakan juara akan mendapatkan uang pembinaan puluhan juta rupiah
Juara I uang pembinaan 8 juta rupiah
Juara II uang pembinaan7 juta rupiah
Juara III uang pembinaan 6 juta rupiah
Juara harapan I uang pembinaan 5 juta rupiah
Juara harapan II uang pembinaan 4 juta rupiah
Penghargaan perorangan masing masing mendapatkan uang pembinaan
800 ribu
Wakil bupati Heri Susanto, S.Kom., M.Si. atas nama pemerintah kabupaten mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi peran dinas kebudayaan yang terus melakukan pembinaan dan uapaya pelestarian seni budaya yang ada di kabupaten Gunungkidul meski di situasi pandemi.
“Meski dengan keterbatasan dan di situasi pandemi pemerintah daerah melalui dinas kebudayaan masih bisa melaksanakan kegiatan pelestarian dan pengembangan seni budaya” kata Heri
Berharap kiranya kegiatan yang bersinggungan kepada masyarakat dapat terus dilakukan mengacu pada protokol kesehatan.
Panewu berserta Jajaranya kiranya dapat memposisikan diri sebagai duta kesehatan.[PIC4]
Sejauh ini di kabupaten Gunungkidul Hanya tinggal 58 RT yang belum tuntas vaksinasi dari seluruh RT yang ada di Gununhkidul, Sehingga nantinya jika semua selesai, masuk pada zona hijau.
Untuk mendukung terwujudnya hal tersebut dibutuhkan peran seluruh element masyarakat dapat bersinergi berupaya jangan sampai ada kasus dan lonjakan covid.
Pentas pertama di ajang Vestifal ketoprak tingkat kabupaten di awali dari Kapanewon Girisubo dengan mengambil lakon kromoyudo.

