Gunungkidul – Pariwisata bagian dari program pengembangan pembangunan Gunungkidul yang di gagas Bupati H. Sunaryanta mendapat respon positif dengan hadirnya wakil metri ATR ketua BPN Dr. Surya Tjandra, SH, LL.M di beberapa lokasi wisata di Gunungkidul, Rabu (31/3)[PIC3]
Kunjungan kerja tersebut untuk malakukan Pengembangan Potensi Wisata serta menata kembali potensi, pengelolaan dan pemberdayaannya. Sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul potensial di kembangkan namun sampai saat ini belum mampu dimaksimalkan sehingga dengan kembali penataan ruang diharapkan dapat menyatupadukan pariwisata yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.
Dengan penataan yang terintegrasi secara baik dapat meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan tidak hanya sekedar singgah sebentar namun akan singgah lebih lama dan membeli oleh-oleh produk local gunungkidul, hal ini diungkapkan Dirjen Pertanahan BPN Sudaryanta
“Pemerintah akan mendorong Pengembangan Pariwisata di Gunungkidul dengan pelaksanaan tataruang untuk mendukung perkembangan wisata”katanya.
Hadirnya wakil menteri menjadi sangat penting sebagai langkah awal untuk kembali melihat dan menentukan tataruang sehingga akan lebih mudah dalam memanajemen potensi dalam rangka pemerataan pembangunan dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan.[PIC4]
Bupati H. Sunaryanta menyampaikan terimakasih dan selamat datang kepada Wamen ATR BPN yang telah melakukan peninjauan dan Kunjungan Kerja di lokasi wisata goa pindul, serta di lokasi pengrajin Akar Wanggi yang merupakan Potensi untuk peningkatan ekonomi yang Kreatif. “Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dari 3 Kabupaten telah mengadakan MoU untuk meningkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan rayat dengan Pemberdayaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang ada baik dari Pariwisata dan UMKM yaitu Pacitan, Wonogiri dan Wonosari Gunungkidul” kata H. Sunaryanta
Wakil Menteri ATR ketua BPN Dr. Surya Tjandra, SH, LL.M menegaskan bahwa kita perlu kerjasama dari pusat dan daerah dalam Pawonsari terkait pengembanganya jawa di bagian selatan. Dalam kunjungannya di berbagai daerah, melihat semua orang jawa selalu hidup dan selalu berpontensi pada masyarakat untuk mengembangan potensi potensi yang ada baik SDA atau SDM yang mau bekerja dan berkarya untuk potensi-potensi yang ada
“Gunungkidul adalah Wilayah Karst yang harus di lindunggi dan pawonsari harus jalan maka,seiring dengan pengembangan tentang Tataruang di wilayah Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan harus dapat memberikan dampak dan akan berkembang bersama sehingga Pawonsari akan jadi Contoh pada pemerintah pusat”, kata Wamen.[PIC1]
Peluang Gunungkidul jangka panjang yang bisa berjalan 20 tahun, maka Visi misi dan program pengembangan ekonomi lokal bisa di laksanakan dan di tetapkan dalam perda Tata ruang Daerah maka saat ini di Gunungkidul potensi wisata bisa untuk investasi dan hal itu tetap harus ada pembatasan untuk tetap mengutamakan kesejahteraan rakyat yang ada di Wilayah yang tetap mendukung pertanian. Peternakan, Perikanan pendidikan kesehatan yang ada tidak hanya di obyek wisata saja tapi UMKM juga harus tetap di dukung untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

