Wakil Bupati Gunungkidul dan Kanjeng Pangeran Yudanegara Launching Program Wana Desa

[PIC1]

Gunungkidul – Wakil Bupati Heri Susanto bersama  Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara selaku Kepala Bagian Bina Penerintahan dan Kapanewon pada Biro Tata Pemerintahan Setda DIY secara resmi melaunching program Wana Desa dan Penanaman Pohon di Kalurahan Kedungpoh, Minggu (26/12)

Dalam rangka kegiatan mitigasi bencana terkait perubahan iklim, tanah longsor dan kekeringan, Pemerintah Kalurahan Kedungpoh mempunyai program Wana Desa. Untuk mewujudkan program tersebut, Kalurahan Kedungpoh bekerjasama dengan Komunitas Resan Gunungkidul melaksanakan penanaman tanaman Konservasi di Padukuhan Kedungpoh Kulon.

 Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Heri Susanto menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komunitas Resan dalam menyelamatkan alam dan berharap Gunungkidul menjadi bagian kecil yang kedepan bisa memberikan sumbangsih agar pemanasan global tidak berdampak semakin parah. 

“kami berharap komunitas resan mampu menginisiasi virus kebaikan tidak hanya di kabupaten Gunungkidul tapi juga di luar gunungkidul, saya pribadi sangat bersyukur bisa ikut menjadi bagian dari komunitasi resan yang orientasinya bagaimana kita menyelamatkan alam” terang Wakil Bupati

Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara selaku Kepala Bagian Bina Pemerintahan Kalurahan dan Kapanewon pada Biro Tata Pemerintahan Seyda DIY menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan oleh Kalurahan Kedungpoh dan Komunitas Resan merupakan implementasi filosofi Hamemayu Hayuning Bawana.

“harapan saya masyarakat terus bergotong royong untuk memanfaatkan Wanadesa ini yang lebih inovatif melalui gagasan Wana Boga (hutan tematik) yang merupakan arahan Gubernur DIY, yang memberikan banyak manfaat baik cadangan air untuk keberlanjutan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya serta manfaat ekonomi dengan menambah kesejahteraan masyarakat”

Lebih jauh Kanjeng Pangeran berpesan agar jangan sampai terjadi eksploitasi alam dan hutan secara berlebihan sehingga dapat memngganggu hubungan manusia dengan alam. 

“sebab kerusakan alam sebagai tempat hidup manusia akan mengguncang keharmonisan kehidupan manusia itu sendiri” tambahnya 

Kegiatan ini ditandai dengan penanaman pohon oleh Wakil Bupati Heri Susanto dan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara. 

[PIC2]