Gunungkidul – Peringatan hari air sedunia 22 Maret di laksanakan dengan penanaman pohon oleh Bupati H. Sunaryanta di komplek konservasi geosite Ngalang gedangsari, Senin (22/3).[PIC2]
Bupati H Sunaryanta mengakui bahwa permasalahan air masih menjadi masalah klasik yang belum sepenuhnya dapat di entaskan di beberapa wilayah Gunungkidul salah satunya adalah gedangsari. meski di kabupaten Gunungkidul terdapat sumber-sumber air bawah tanah yang melimpah. Untuk itu Bupati akan mengalokasikan anggaran senilai 200 milyar sebagai keseriusan pemerintah daerah dalam rangka pbangunan dan penyediaan layanan kebutuhan air bersih kepada masyarakat hingga cakupan 80 persen lebih.
Lurah Ngalang Kaderi dengan momentum hari air ini mengingatkan kita akan pentingnya air sebagai sumber kehidupan manusia, sehingga menyadarkan. Masyarakat dalam rangka menjaga konservasi alam. Menyelamatkan air.
Direktur utama PDAM Toro Sugiharto pentingnya air sebagai sarana keberlangsungan kehidupan harus mampu di sediakan bagi masyarakat [PIC5]
Sampai sejauh ini PDAM dalam layanan jaringan air bersih pada pelayanan masyarakat mencakup 50 %, tentu PDAM terus melakukan upaya-upaya yang dapat meningkatkan layanan sehinga seuruhnya dapat mterlayanai namun hal ini tentu membutuhkan proses.
Pada peringatan hari air ke-29 tahun 2021 tersebut secara simbolis Bupati melakukan penanaman pohon sebagai simbol penghijauan penyelamatan air
.

