Bupati Kunjungai 3 KWT Di Kapanewon Playen

Gunungkidul – Monitoring menjadi bagian rutinitas Bupati H.Sunaryanta melihat secara langsung kegiatan masyarakat di sela tugas tanggungjawab administratif di kantornya.

Selasa,(25/4/5) H. Sunaryanta di dampingi beberapa Kepala OPD kunjungi kegiatan dan produktifitas Kelompok Wanita Tani, untuk mengetahui perkembangan di masa pandemi covid-19.

KWT Putri 21 yang berada di Ngawu Playen menjadi lokasi kunjungan pertama, KWT ini merupakan kelompok wanita tani yang fokus pada pemberdayaan perempuan tani dengan hasil hasil produk dan inovasi produk pangan lokal khususnya mocaf yang berdiri sejak tahun 2009. Terang Sutirahayu. [PIC1]

Produk unggulan berupa mi instan meskipun juga memproduksi jenis lain seperti beras mocaf, makanan tradisional dan hasil produk lainya

Selanjutnya bupati mengunjungi UMKM Rumah produksi minuman herbal Sri agung dusun srikoyo RT 25/08 desa bleberan Yang berdiri sejak 2013 dengan 20 anggota. 

Kelompok Wanita Tani Yang memproduksi minuman herbal serta keripik pisang telah mampu melempar produk kepasaran hingga luar daerah dan sudah masuk di beberapa toko modern terang Sri Kustini mantan Pegawai di Lingkungan Pemkab ini 

Sementara kunjungannya di sentra kerajinan gula kelapa Guyub Rukun yang berada di Gedad Banyusoco Playen, ketua kelompok Siti Toyibah yang mengakomodir 64 anggota yang terbentuk sejak tahun 2009 ini merintis dengan keterbatasan, dengan ketekunan dan pelatihan maka berkembang sampai saat ini, bahan baku pun mengambil dari masyarakat setempat, seiring perkembangan waktu juga memproduksi varian gula kelapa dengan berbagai rasa dan memproduksi minuman herbal. 

Dipasaran produk ini sudah tersebar di berbagai daerah hingga ke luar Jawa seperti sumatera, Palembang khususnya produk olahan jahe, bahkan ada produk yang sudah masuk ke pasar modern. 

Pengembangan produknya diluar gula Jawa juga membuat abon ikan lele.

Bupati H.Sunaryanta pun berkesempatan mengunjungi ruang produksi gula kelapa yang masih dilakukan secara tradisional dan ikut mencoba mengaduk nira yang sedang dalam proses pengentalan.

Bupati sangat mengapresiasi dengan melihat perkembangan yang ada.

Menyadari masih adanya kendala mengenai bahan baku dari tiap UMKM Bupati H. Sunaryanta meminta Dinas terkait untuk memikirkan solusi jangka panjang sehingga kendala dapat teratasi dan multiplier effeknya juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. 

Bupati berharapa kepada dinas pariwisata ada satu paket wisata yang melibatkan UMKM sehingga bila kunjungan wisata meningkat dalam kondisi normal selesainya pandemi wisatawan khususnya wisata manca dapat melihat proses pengolahan produksi sampai bahan jadi ini yang menjadi daya tarik.

Hadir mendampingi Bupati dalam Kunjungan tersebut Kepala Dinas Koperasi Widagdo, Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, Kepala Bappeda Sri Suhartanta, dan Kepala OPD lainya serta panewu.