Gunungkidul – Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budie Arie Setiadi di Pendopo Bangsal Sewokoprojo Wonosari, Sabtu (27/2).
| [PIC3] |
Wakil menteri dalam arahanya pembangunan harus terus di dengungkan sinergi dari unsur pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media. selain juga memaparkan program nasional tentang desa wisata dan desa digital.
Desa Wisata dan desa digital memiliki peran penting sesuai agenda pemerintah. seperti yang telah ditetapkan ada lima kawasan super prioritas nasional termasuk diantaranya Danau Toba, Borobudur, sehingga keberadaan Borobudur harapanya desa-desa kawasan sekitar dapat mensuport dalam pengembangan pariwisata. dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur tersebut Gunungkidul memiliki daya ungkit dalam membangun dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Wamen juga menyinggung mengenai Ketahanan pangan serta stunting yang masih tinggi diatas 27 % Nasional dan di Gunungkidul penanganan stunting berada di angka 17% yang mampu berada di bawah angka rata-rata Nasional, mengacu pada terwujudnya desa wisata dan desa digital, untuk desa digital akses internet akhir tahun 2022 ditargetkan semua desa harus dapat di akses internet di seluruh Indonesia, karena sampai saat ini masih terdapat 12500 desa yang belum mengkases internet.
“Rumus pembangunan adalah investasi yang menjadi kunci penting sebagai pondasi dan stimulus, seperti apa yang di programkan Bupati Sunaryanta”. kata Wamen Budie[PIC2]
sementara itu Bupati Sunaryanta akan melakukan terobosan dengan menjalin kerjasama dan sinergitas yang bisa membawa kemajuan kabupaten Gunungkidul dengan menjalin kerjasama dengan investor Asia bahkan Eropa maupu Timur tengah.
Hadir dalam acara kunjungan Wakil Menteri tersebut Bupati Sunaryanta di dampingi Wakil Bupati Heri Susanto, S.Kom., M.Si dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah

