Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung layanan perpustakaan umum di jalan Kesatrian, Kamis (20/5).
Bersumber Angaran DAK Kementerian tahun 2020 senilai 10 Milyar, tertunda karena pandemi dan pada tahun 2021 mulai tgl 4 Mei 2021 sudah dimulai pelaksanaan pekerjaan dari proses lelang BLP.
Rencana pembangunan gedung ini akan di selesaikan pada 15 Desember 2021.[PIC3]
Merupakan proses panjang sejak tahun 2016 kala itu bupati mengajukan proposal dan dari seluruh Indonesia ada 19 kabupaten kota yang mendapatkan dana tersebut. Harapanya dari perpusnas Perpustakaan ini supaya menjadi pioner layanan berbasis iklusi sosial.
Perpustakaan yang bisa memberikan layanan yang arahnya mensejahterakan masyarakat dari membaca buku dan menghasilkan produk.
Harapanya ada dukungan semua pihak dengan kuakitas bangunan dan di imbangi dengan layanan
Semoga juga bisa mensejahterakan masyarakat dengan literasi memba ca
Indek literasi yang meningkat harapanya secara masif dapat berdampak pada penurunan angka kemiskinan.
H Sunaryanta dalam sambutan singkatnya mengatakan banyak program nasional kementerian yang bisa di dapat, menjadi sebuah peluang bagi OPD lainya, dapat ikut juga dalam program- program seperti ini.[PIC2]
Bupati pun akan mendorong program-program besar dalam rangka pembangunan daerah.
Tantangan kedepan meskipun dapat membangun sebuah fasilitas bagus kalo tidak bisa memelihara dengan baik juga akan berpengaruh kepada keberlanjutan program.
Tantangan yang harus di hadapi saat ini adalah dengan teknologi digital, untuk itu Bupati berpesan
Peran perpustakaan dapat meyakinkan anak-anak dan masyarakat
Bupati yakin hal tersebut akan berdampak pada masyarakat khusunya bagi generasi muda dan dapat bermanfaat bagi kita semua
Sebelumnya Bupati H.Sunaryanta melakukan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Kepala Depusip Drs.Ali Ridlo dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai awal secara resmi pembangunan gedung layanan perpustakaan umum.

