Monitoring Ke RS Bupati Sempatkan Kunjungi Pasien Terkonfirmasi Covid-19

Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta didampingi Kepala Dinas Kesehatan monitoring Rumah sakit yang menangani pasien covid baik RSUD maupun RS Swasta, Minggu (27/6).

Kehadiran orang nomor satu gununhgkidul di 2 RSUD dan 5 RS Swasta untuk mengetahui secara langsung peran layanan tenaga medis terhadap pasien maupun mengetahui kendala yang di hadapi, mengingat peran tenaga medis yang semakin berat dihadapkan dengan taruhan nyawa dengan meningkatnya pasien terkonfirmasi covid-19. [PIC3]

 

Di RSUD Wonosari di temui Direktur dr.Heru Sulistyawati menyatakan bahwa sejauh ini penanganan pasien covid dapat dilaksanakan dengan baik. 

Kapasitas bangsal yang disiapkan telah terisi. Terdapat 52 pasien perawatan covid, serta 52 tenaga medis 2 diantaranya dokter umum juga isolasi dengan memanfaatkan ruangan lantai 2 gedung IGD.[PIC4]

Meningkatnya masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 berdampak pada ketersediaan oksigen semakin sulit terpenuhi, hal ini dialami sejumlah rumah sakit swasta yang harus mencari bahkan sampai wilayah Klaten dan Kudus untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

Hal serupapun juga berdampak di RSUD Wonosari. Meskipun telah memiliki generator produksi oksigen sejak tahun 2019 lalu, setidaknya dapat mensuplai kebutuhan oksigen meskipun disaat tertentu belum mampu secara maksimal membantu terlebih pada saat jam produktif atau siang hari. “Dengan generator produksi oksigen ini tidak perlu lagi menggunakan tabung, karena dari ruang produksi dapat langsung di distribusikan” terang Heru.

 

Kapsitas pengolahan oksigen ini sudah dimaksimalkan menjadi 7,7 juta liter per bulan selama pandemi. Namun demikian dengan kapasitas maksimal tersebut masih belum stabil di saat jam produktif, dengan melihat kebutuhan per pasien rata rata 24 ribu liter perhari.[PIC2]

 

Sebagai upaya akan segera melakukan upgrade alat. Namun demikian tak bisa dalam waktu dekat karena alat sendiri harus mengimpor dari luar negeri dengan anggaran lebih dari Rp. 1,5 Miliar. 

 

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, kebutuhan oksigen dan juga relawan tenaga kesehatan menjadi fokus Pemerintah Gunungkidul dalam penanganan covid19. Jika nantinya upgrade alat pengolahan oksigen di RSUD Wonosari selesai diharapkan mampu berbagai dengan rumah sakit lainnya. 

Bupatipun mewanti wanti kepada seluruh nakes untuk tetap menjaga kesehatan, dan mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas peran dan kerja kerasnya sampai saat ini.

 

Dalam monitoring ini Bupati H.Sunaryanta menyempatkan menyapa para pasien terkonfirmasi covid-19.

 

2 RSUD dan 5 RS Swasta seluruhnya mendapat kunjungan Bupati melipuyi RSUD Wonosari, RSUD Saptosari, RS Bethesda Selang, RS Panti Rahayu Kelor Karangmojo, RS. pelita Husada Nitikan Semanu, RS Nurohmah Gading Playen dan RS. PKU Muhammadiyah.