Wakil Bupati Gunungkidul Terima Kunker DPRD Karanganyar

Gunungkidul- Wakil Bupati Gunungkidul  menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Karanganyar diDesa Wisata Langgeran, Sabtu (20/11)

Kunjungan kerja ini dengan tujuan melihat langsung potensi-potensi wisata di Gunungkidul khususnya Nglanggeran, bagaimana cara menghidupka ekonomi kembali pasca pandemi dan untuk peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pajak hotel. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Karanganyar, H. Anung Marwoko, S.T, M.H.

“saya paham di Gunungkidul ini hampir keseluruhannya destinasi wisata yang sejak dulu diciptakan oleh Tuhan artinya wisata alami, kalau di kami pantai tidak ada, yang ada hanya gunung dan sudah mencanangkan desa wisata yang sesuai dengan kearifan lokal  bagaimana cara menghidupkan ekonomi pasca pandemi yaitu diselenggarakan kegiatan festival yang diselenggarakan setiap minggu  difasilitasi oleh pemerintah kabupaten gunungkidul. nah yang kami tanyakandesa wisata yang buatan itu strategi apa terus berapa investasi pemerintah dari kabupaten gk memberikan biasaya estimasi anggaran diberikan kepada destinasi wisata yang desa wisata itu” ungkap Anung

[PIC1]

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Heri Susanto menyampaikan terkait strategi pemulihan ekonomi pasca pandemi adalah dengan mengoptimalkan desa wisata mandiri dengan mendapatkan dana keistimewaan dari pusat. 

“kami pengennya itu cashless  sehingga pada akhirnya semua transaksi itu bisa dengan mudah dan kami sudah bekerjasama dengan BDG agar kiranya nanti stiap melakukan transaksi sudah bayar dengan kriss sehingga memudahkan kami ketika kami punya gambaran bahwa satu wilayah wisata ini sudah mengalami penuh, kisaran katakanlah 50% , asumsinya sudah bisa bergeser ke pantai yang lain, jadi kalo bicara PAD juga masih kecil di sektor wisata. harapan kami dengan mengoptimalkan yang ada termasuk nanti akan banyak berdiri hotel-hotel gunungkidul harapannya PAD kami bsia ditingkatkan. mudah-mudahan pandemi ini

terkait desa wisata, kami mendapat dukungan dana is 1 Miliyar, kemudian ada rintisan dan wisata mandiri, kalo disini udah termasuk yang banyak CSR yang masuk shingga ada beberapa yang masuk, ada 2 tempat di daerah patuk dan katongan , itu ada hampir 28 perusahaan BUMD masuk dalam rangka mensuplai potensi desa yang cukup luar biasa, jadi dari sisi pendanaan selain dari CSR biasanya kami dari dana is” ungkap Wakil Bupati

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar, Ketua Komisi BDPRD Karanganyar,Ketua Komisi DPRD , Kabag Umum dan Keuangan , Kasubag Humas Protokol dan Publikasi serta Kasubbag Legliassi. 

[PIC2]