Gunungkidul – Peternak unggas Gunungkidul yang tergabung dalam kelompok Unggas petelur Handayani Gunungkidul, mendapat berkah dengan kunjungan Bupati H.Sunaryanta di beberapa lokasi, Selasa (25/5).
Kunjungan Bupati kepada Peternak ayam petelur (layer ) di Bulak Suren Logandeng Kapanewon Playen dan Mulo serta Karangasem Kapanewon Wonosari untuk melihat secara langsung aktifitas produksi dan mengetahui kendala yang di hadapi para peternak.
Subandi ketua kelompok mengatakan dimasa pandemi dan memasuki musim kemarau mengakui meski kadang untuk pemenuhan pasar masih belum mencukupi dan harus di imbangi dengan suplai dari luar daerah selain juga terbentur dengan kendala mengenai penyediaan pakan utamanya jagung.
Hal ini menjadi beban berat bagi para peternak. Dengan hadirnya bupati harapanya keluhan tersebut dapat diberikan alternatif solusi dari peran pemerintah.
Di katakan Subandi bahwa kawasan bulak suren Logandeng sudah terdapat beberapa peternakan baik kemitraan ayam potong maupun peternak layer.
Salah satunya adalah dilokasi kandang yang dikunjungi bupati dengan berkapasitas 6000 ayam dengan isi 4000. Yang awalnya mereka merintis dari mulai dari ratusan ayam, terang Subandi.
Sementara peternak ayam milik Argo di desa Mulo dengan kapasitas 2000 ayam. Untuk produksi setiap hari dalam pemenuhan pakan masih harus nombok 500 ribu perhari. Kata Arga.[PIC1]
Hal senada yang di alami peternak di Karangasem tentang kendala pakan.
Sementara untuk kebutuhan pakan seluruh peternak di Gunungkidul mencapai 15 ton perhari
Bupati dalam arahanya sangat mengapresiasi dengan usaha yang masih dapat berjalan ditengah pandemi meski dihadapkan dengan kendala yang sangat berat dengan minim dan mahalnya harga jagung.
Untuk itu peran dinas terkait menjadi sangat penting bagaimana kendala – kendala yang ada tersebut dapat diatasi jangka panjang sehinga keberlangsungan peternak dapat berjalan dan semakin berkembang yang berdampak pada pemenuhan kokpermintaan atau serapan pasar.
Sementara untuk investasi juga merupakan bagian penting, namun H.Sunaryanta akan melihat prioritas investasi dengan mendasarkan tata ruang yang sudah mulai disusun sehinga investor tetap berjalan dan peternak juga tetap bisa terus dapat melaksanakan keberlangsungan ternaknya. Bupatipun memwacanakan dengan bentuk Dinas baru sehingga konsentrasi penanganan akan dapat lebih di fokuskan, tegas Bupati H.Sunaryanta.
Hadir dalam acara tersebut Bupati H.Sunaryanta, Kepala Dinas Koperasi Widagdo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bambang Wisnubroto, Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, Kepala Dinas Kesehatan Dewi Irawati, Kepala Disperindag Johan Eko Sudarto

