[PIC1]
Gunungkidul – Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta mengajak Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono menuruni Goa Seropan Ketonggo Gombang Ponjong Gunungkidul, pada kunjungan tidak resmi Kamis (23/12).
Didampingi Kepala DPUPRKP, Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan , dan beberapa OPD, Bupati menemui dan berbicara secara santai khususnya terkait penyediaan air minum di Gunungkidul, potensi air bawah tanah, dan sebagainya. Menteri sangat terkesan dengan potensi air di Seropan.
Goa dengan kedalaman hampir 60 meter tersebut memiliki sumber air dengan potensi 750 liter per detik, untuk menuju titik sumber air harus turun dan berjalan dari mulut gua sejauh lebih 800 meter menyusuri lorong goa yang di hiasi stalaktit.
Menyusuri gua ini membuat Menteri PUPR ini dipaksa mandi keringat, terlihat baju putih yang di kenakan beliau nampak hampir seluruhnya basah.
Disampaikan usulan terkait kekeruhan air selama ini dimana dibutuhkan Water Treatment Plant (WTP) 100 liter/detik senilai 30 M untuk mengatasinya, dan diakomodir oleh Menteri secara spontan. Selain itu rencana pembangunan Kelok 18 di tahun 2022 juga dibicarakan, termasuk tentang data RTLH di Kabupaten Gunungkidul yang masih relatif banyak masih berpeluang untuk diusulkan melalui skema BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya)
Hal lain, untuk pembangunan sumber air baku di Ngobaran, juga disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Dwi Purwantoro, S.T.,MT kepada Menteri PUPR. Harapannya dapat diakomodir pula oleh Kementerian PUPR pada tahun 2022.

