Gunungkidul – Bupati H.Sunaryanta resmikan lapangan voli outdor padukuhan dilem kalurahan semin kapanewon semin dengan membuka turnamen voli, Jumat (19/11).
Sebelumnya menuju lokasi bupati bersama panewu dan staff serta perangkat desa melakukan lari bersama dari kantor kapanewon berjarak kurang lebih 4 km.
Bupati dalam arahan singkatnya mengatakan bahwa baru pertama kali bersilaturahmi dengan staff di kapanewon sehinga harapanya ini menjadi embrio kunjungan di 18 kapanewon. Dengan tujuan utama melakukan Kegiatan olahraga sebagai upaya menjaga kesehatan.[PIC1]
Selesai memberikan arahan singkat selanjutnya bupati bersama seluruh anggota yang hadir melakukan olahraga lari menuju lokasi lapangan bola voli, meski hanya berjarak 4 kilometer namun dengan medan jalan cor rabat beton yang naik turun di kelilingi pemukiman penduduk dan alam pegunungan yang menghijau cukup menguras keringat.
Tri sutarno lurah Semin atas nama pemerintah dan kalurahan semin mengucapkan terimakasih atas suport pemerintah kabupaten dan Bupati dengan terselengaranya event turnamen bolavoli dan harapanya ada. Perhatian dengan pembangunan jalan sebagai penunjang mobilitas dengan wilayah lain.
Lapangan voli outdor yang telah selesai di bangun ini secara resmi di gunakan pertama kali untuk turnamen bola voli putra dan putri, yang diawali dengan turnamen persahabatan antara klub voli dari tangerang melawan klub gunungkidul.
Secara simbolis turnamen di buka dengan servis yang di lakukan Bupati H.Sunaryanta.[PIC2]
Bupati sangat berterimakasih dengan penyelenggaraan kegiatan keolahragaan. Di masa dan kondisi pandemi harapanya senantiasa dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan disiplin prokes.
Apresiasi juga di sampaikan bupati dengan capaian vaksin dosis pertama di kapanewon semin yang mencapai 82 persen dan di Kabupaten Gunungkidul mencapai 83 persen.
Dengan capaian yang sudah cukup baik ini semoga akan mendorong caapian seratus persen disusil pada dosia kedua, sehingga mampu memberikan kekebalan komunal.
Selain itu bupati juga menyinggung tentang pertumbuhan ekonomi yang mengalami nontraski minus, harapanya di triwulan IV pertumbuhan ekonomi dapat kembali membaikndengan dukungan seluruh element masyarakat.

