Gunungkidul – Rapat Koordinasi Evaluasi Satgas Covid-19 dilaksanakan di Ruang Rapat Handayani Wonosari, (21/06)
Melonjaknya angka pasien positif covid 19 di Kabupaten Gunungkidul dalam 2 pekan terkahir menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi ini. Catatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Pada Sabtu (19/06/2021) sebanyak 176 orang dinyatakan positif virus ini, kemarin tidak ada penambahan, dan dengan demikian total kasus aktif sampai dengan hari ini ada 1.028 yang masih menjalani isolasi mandiri serta perawatan di rumah sakit rujukan.
[PIC1]
Pada kondisi ini, para tenaga medis pun agak kewalahan dalam melakukan tracing dan pemantauan kondisi para pasien covid19. Bahkan ada pula petugas medis yang turut terpapar virus ini. Hal tersebut sedikit menghambat upaya penelusuran sejauh mana penularan covid.
Angka pasien positif covid 19 yang meningkat membuat petugas kesehatan di Kabupaten Gunungkidul sedikit kewalahan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawati menyampaikan bahwa yang menjadi kendala saat ini adalah kurangnya SDM, oksigen terbatas dan kasus positif terus bertambah.
“Kurangnya SDM dan juga oksigen yang terbatas membuat sedikit kewalahan dengam kondisi saat ini, sudah ada beberapa plan untuk menangani kondisi seperti ini, semoga kasusnya tidak melonjak lagi di Gunungkidul, kita maksimalkan dulu Rumah sakit yang ada baru kalau mendesak menggunakan Taman Budaya” ungkapnya
Data yang ada, total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 4.550 orang dengan rincian 3.296 sudah sembuh, 1.062 dalam perawatan, dan 192 meninggal dunia.
Dalam kesempatan ini, Bupati H. Sunaryanta menyampaikan agar tidak panik menghadapi kondisi ini.
“Saya berpesan agar tidak usah panik menghadapi kondisi ini, tapi kita tetap waspada dengan mematuhi protokol yang ada, terkait dengan aturannya terbaru seperti apa nanti saya akan rapat dulu di Provinsi, dan kami juga akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk menambah relawan covid dan bantuan” ungkapnya
Kedepan,Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan terus bersinergi bersama untuk memutus mata rantai Covid 19 di Gunungkidul.

