Gunungkidul – Bupati Gunungkidul Hj, Badingah, S.Sos membuka Penguatan Kapasitas Organisasi Perangkat Daerah Tentang Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Integrasi Covid-19 Di Kabupaten Gunungkidul melalui Video Konfrence Di Rumah Dinas Bupati, Kamis (10/9).
Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau. Oleh karena itu semua tempat yang telah ditetapkan sebagai KTR harus bebas dari asap rokok, penjualan, produksi, promosi dan sponsor rokok.
Bupati gunungkidul dalam sambutanya mengatakan dampak negative rokok yang sangat beragam , tidak hanya berpengaruh langsung bagi perokok sendiri, tetapi juga berdampak ganguan kesehatan orang sekitar, perilaku ini menjadi keprihatinan bersama dan masih sangat sulit untuk dikendalikan.
Upaya pemerintah dengan sejumlah kebijakan yang diambil dari tingkat pusat hingga daerah guna mengurangi dampak negatif
Pemerintah melalui Undang-undang tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan telah mewajibkan pemerintah daerah untuk menetapkan KTR di wilayahnya masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan.melalui peraturan yang ada.[PIC1]
Bupati Gunungkidul mengajak segenap jajaran OPD serta pihak terkait lainya melalui kegiatan Muhamadiyah Step UMY untuk terus berupaya meningkatkan efektifitas dan optimalisasi penegakan aturan dan pembatasan kawasan tanpa rokok di lingkungan intitusi masing-masing. Sehingga terwujud aparatur dan organisasi yang beretika, berintegritas dan professional, melalui peningkatan kualitas kesehatan Sumber Daya Manusia maupun lingkungan atau ruang aktivitas public yang semakin baik , sekaligus mengintegrasikan penegakan aturan kawasan tanpa rokok dengan percepatan program dalam penanganan pandemic covid-19
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Vice Director Muhammadiyah Steps UMY Dianita Sugiyo

