Sosialisai Perbup No 68 tahun 2020 Di Kemas dengan Dialog Khusus bersama AdiTV

Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul malalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan ADiTV menggelar acara Dialog Khusus sosialisai Perbup No 68 tahun 2020  dengan menghadirkan  Bupati Gunungkidul bersama Kapolres dan Komandan Kodim 0730/GK di Rumah Dinas Bupati. Jumat (18/9). Mengulas tentang upaya pemerintah menangani pandemi covid-19 serta kebijakan- kebijakanya.[PIC3]

Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos menyampaikan  Gunungkidul dimasa pandemi  sudah banyak yang dilakukan dengan mengedepankan  jalinan kerjasama dan sinergitas semua pihak. Upaya refokusing anggaran yang mencapai 210 Milyar  di gunakan untuk penanganan pencegahan covid-19.

Fakus penanganan  di titik beratkan pada 3 hal penting meliputi kesehatan, ekonomi dan jaring pengaman sosial. Selain dari anggaran refokusing anggaran APBD, juga terdapat anggaran penangananyang bersumber  dari bantuan pemerintah pusat, provinsi maupun partisipasi masyarakat yang nilainya juga mencapai ratusan milyar. Keberhasilan penangann covid-19 di Kabupaten Gunungkidul juga tidak memungkiri karena peran dan partisipasi masyarakat dengan modal sosial yang tinggi, kearifan lokal yaitu dari masyarakat untuk masyarakat.

Komandan Kodim 0730/GK Letkol Inf Noppy laksana Armiyanto,SH mengatakan di masa pandemi ini, kasus covid-19 di Gunungkidul stabil, Kodim dilapangan selalu bersinergi dengan semua pihak untuk terus mensosialisasikan pencegahan covid-19 kepada masyarakat. data nasional DIY masuk berada dalam zona orange. Kabupaten Gunungkidul termasuk kabupaten yang memiliki nilai plus dalam penanganan covid-19, sehingga beberapa waktu yang lalau bahkan Presiden dalam dialog langsung mengapresiasi peran Kabupaten Gunungkidul.

Kapolres pun mengungapkan hal yang sama dalam penanganan mengedepankan edukasi masyarakat. Dengan di terbitkanya Perbup No. 68 tahun 2020  Pemkab bersama TNI/Polri dan OPD melaksanakan.[PIC1] OPS yustisi mulai 1 September 2020. Sampai saat ini dimasa adaptasi tatanan kehidupan baru pelanggaran protokol kesehatan di masyarakat relatif sedikit ditemukan. Artinya kesadaran masyarakat  sangat tinggi dalam penerapan protokol kesehatan utamanya dalam memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati  Dr. Immawan Wahyudi, MH., Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Heri Sukaswadi, SH, Asisten I Drs. Sigit Purwanto, Kepala Dinas KominfoKelik Yuniantoro, S.Sos, MM., Kepala Dinas Kebudayaan Drs Agus Kamtono, MM., Plt Asisten II Ir. Edy Praptono, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawati, M.Kes., Kepala BKAD Saptoyo, S.Sos, M.Si dan Kepala -Kepala dinas  lainya.