Bupati Gunungkidul Hadiri dan Launcing Panen Semangka Agro Wisata Klayar

Gunungkidul – Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos hadiri dan launcing petik perdana buah  semangka dilahan agrowisata  Klayar Kedungpoh Kapanewon Nglipar, Jumat (16/10)..[PIC5]

Sektor pertanian  terus berkembang di Kabupaten Gunungkidul dengan berbagai inovasi dan pemanfaatan lahan serta terciptanya kewirausahaan kelmpok-kelompok tani milineal.

Kepala Dinas KPH DIY yang diwakili Kepala Seksi  Pemanfaatan Hutan Mulyono, SH dalam sambutanya menyampaikan sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat yang tergabung dalam kelomok tani  Klayar Manunggal. Pengembangan pertanian semangka ini memanfaatkan lahan  perhutani seluas 5 hektar.

KPH  memiliki luasan hutan mencapai ribuan hektar dengan berbagai kondisi, di klayar ini kelompok tani memanfaatkan lahan yang memang cocok dengn tanaman semangka.  semoga dengan pemanfaatan tanah ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat

penanaman semangka ini tidak lepas dari peran pendamping dan petani milenial Budi susilo. di depan bupati petani milenial ini menceritakan awal pengembangan petani semangka di klayar ini. diawalai pada penyiapan lahan yang telah mendapatkan rekomendasi dan ijin dari RPH mengenai pemanfaatan lahan  di akhir bulan juli 2020. kegiatan penyiapan lahan dlakukan oleh kelompok tani klayar manunggal. namun sebelumnya petani ini telah mengikuti pelatihan  dan pendampingan. sebanyak 24 orang petani klayar dan 5 orang pendamping dari pokdarwis pampang melaksanakan pembibitan awal.  selanjutnya petani melaksanakan penananam secara mandiri namun tetap mendapat pendampingan hingga pada sat ini melaksanakan panen perdana.

sementara itu Kepala DPP Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu broto mengatakan  Kabupaten Gunungkidul  di bulan Oktober ini atau masa tanam ke III menjadi bulan yang istimewa karena hampir semua komoditas melakukan panen. “selama dua minggu ini, saya melakukan panen untuk  komoditas Bawang merah, padi dan kedelai yang mencapai ubinan rata rata setiap komoditas  kedelai mencapai  5 ton dan padi mencapai 7 ton perhektar” ungkap Bambang.

Tanggal 16 Oktober yang bertepatan dengan hari pangan sedunia, Bambang wisnu mengajak seluruh element masyarakat  supaya ikut menjaga ketahanan pangan minimal tanam semangka.

Kepala DPP pada kesempatan itu juga menyerahakn secara simbolis  piagam penghargaan kategori penilaian aparatur dan non aparatur berprestasi tahn 2020 kepada Budi Susilo sebagai juara ke II petani berprestasi Gunugkidul.

Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos atas nama pemerintah dan mewakili  masyrakat sangat bangga kelompok tani  klayar manunggal dan masyarakat Kedungpoh Nglipar dalam produktifitas dan inovasinya dalam pengembangan potensinya.

Patut bersyukur di tengah pandemi para petani berhasil membangun dan mengelola agrowisata meski tidak memungkiri masih  ada kendala pertanian. namun dengan semangat dan kreatifitas serta  inovasi dalam  pengelolaan sumber daya alam  dan sumber daya manusianya   dalam sektor  pertanian dan lainya dapat mewujudkan hasil nyata. dukungan juga diberikan kepada petani terlebih dukungan kepada petani muda[PIC4]

“Dengan adanya agrowisata seperti ini tentu memiliki dampak menumbuhkan semangat  dan jiwa kewisrausahana dan menambah potensi wisata minat kusus, ini seperti  cita cita saya”.  ungkap Bupati Hj. Badingah..

Untuk merubah masyarakat Gunungkidul bisa  menjadi petani profesional  sangat mudah hal ini dapat di lihat dan dirasakan tergantung dari niat.  sektor pertanian khususnya merupakan faktor yang  sangat penting. harus disadari  secara nyata bahwa petani menjadi tulang punggung PDRB, untukitu pertanian  harus kita dukung dan mendapatkan perhatian. Bupati berharap dan mengajak bagaimana usaha untuk pengembangan selanjutnya sehingga menjadi lumbung pangan DIY. mempertahankan hasil komoditas petani pada pasar yang stabil. jangan sampai pada saat panen yang melimpah harga dapat kita pertahankan dan  harga tidak turun. hal ini  perlu di kaji bagaimana mempertahankan harga sehingga kesejahteraan masyarakat petani  tetap meningkat.

selanjutnya bupati secara simbolis membelah hasil penanaman semangka jenis inul yang memiliki rasa paling manis.

Hadir dalam acara petik perdana panen semangka tersebut Bupati Gunungkidul, Kepala RPH DIY,  Gusti Hening beserta istri, kepala Dinas pertanian dan pangan Ir. Bambang Wisnubroto, Kepala Dikpora Bahron rasyid, S.Pd, M.Pd, panewu Nglipar Forkopimpan dan tamu undangan lainya.