Pemkab Gunungkidul Gelar Wayang Cakruk Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Gunungkidul – Pemerinth Daerah Kabupaten Gunungkidul menggelar sosialisasi adaptasi kebiasaan baru pencegahan covid-19 yang dikemas dengan pertunjukan rakyat ( Pertunra) oleh Dinas Komunikasi dan Informtika Gunungkidul, dengan tajuk Gunungkidul melawan covid-19. Jumat(28/8)

Hadir menjadi narasumber dalam sosialisai tersebut Ketua Pelaksanan Gugus Tugas Gunungkidul Dr. Immawan Wahyudi,MH ( Wakil Bupati ), Kepala Dinas Kominfo Kelik Yuniantoro, S.Sos.,MM., Kepala Dinas Kesehatan diwakili Kabidpencegahan dan pengendalian Penyakit, dr. Sumitro, M.Sc.[PIC2]

Ketua Gugus Tugas menyampaikan dengan diterbitkanya Perbub no 68 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan baru protokol kesehatan pencegahan corona virus disease 2019 termasuk diantaranya mengatur penerapan protokol kesehatan dalam  penyelenggaraan kegiatan masyarakat khususnya kegiatan hajatan.pada penyelenggaraan hajatan mengharapkan kepada warga masyarakat  dari luar daerah terlebih dari zona merah untuk tidak datang atau melaksanakan hajat. sedangkan mekanisme penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak menjamu dengan prasmanan, tidak perlu berjabat tangan maupun interaksi yang berisiko penyebaran virus, hiburan yang ada juga berperan untuk ikut mengkontrol jalanya kegiatan, mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat yang hadir, serta diharapkan biasanya yang dalam hajatan masyarakat dapat ikut menyumbangkan lagu, untuk saat ini mestinya tidak boleh dilakukan. data informasi tamu juga menjadi penting untuk dilakukan guna mengantisipasi kemudahan melakukan tracing bila mana diperlukan.

dr.Sumitro dari dinas kesehatan menambahkan bahawa kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti hajatan juga harus di batasi dan menerapkan syarat-syarat protokol kesehatan secara ketat, wajib dilaksanakan untuk pengukuran suhu, menjaga jarak, mengenakan masker dan perilkau kesehatan lainya.
Gugus tugas sudah mengeluarkan kebijakan dengan zonasi yang akan di update setiap dua minggu sekali untuk per kapanewon. [PIC1]

Kepala Dinas Kominfo Gunungkidul Kelik Yuniantoro, S.Sos,M.M menyampaikan bahawa kegiatan masyarakat tentu tidak lepas dari kunjungan dari berbagai daerah, namun tentu tidak bisa serta merta untuk melarangnya, bagi masyarakat dari daerah lain dapat diupayakan dengan mengisi aplikasi  jogja pass atau visiting jogja yang dapat diambil dari Google Appstore dan harus melapor kepada aparat desa sehingga dapat diawasi dan di monitor sehingga seumpama pada saatnya dlakukan traccing dapat lebih mudah. masyarakatpun  diyakinkan sehat ada data base sehingga bila nantinya terjadi sesuatu dapat lebih mudah dalam penanganan.

Di masa adaptasi ini harus terus dilakukan edukasi kepada masyarakat, jangan sampai mindset kebiasaan yang dilakukan sebelum masa pandem sama dengan saat pandemi ini, sehingga kebiasaan baru penerapan protokol kesehatan ini  harus terus di adaptasikan sehingga perilaku baru di masa adaptasi dapat dilakukan dengan baik.