Kelik Yuniantoro: Aparat Kominfo selain menjadi pelayan birokrasi juga harus dapat menjadi pelayan masyarakat

Gunungkidul – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, S.Sos., M.M., menjadi pembicara pada acara Sharing sessions bertajuk “Bersinergi Mengembangkan Potensi Desa Melalui Digitalisasi” yang diselenggarakan Icon+, di Hotel Gaia Cosmo Yogyakarta, Selasa, (02/04), dengan materi Implementasi dan pemanfaatan IT Kabupaten Gunungkidul. Selain Kepala Dinas Kominfo, Kelik Yuniantoro, juga hadir Direktur Inixindo, dan Direktur Icon+ sebagai pembicara.

[PIC2]

Sebelum, Kepala Dinas Kominfo, Kelik Yuniantoro, memaparkan secara detail pembangunan infrastruktur jaringan di Kabupaten Gunungkidul, dikatakan percepatan pembangunan dan pemasangan infrastruktur teknologi informasi ini, juga sebagai salah satu cara pemerintah meningkatkan daya saing daerah. Infrastruktur TIK ini tidak hanya berfungsi untuk mempercepat pelayanan publik, tetapi juga meningkatkan daya saing warga masyarakat secara umum, karena dapat dimanfaatkan untuk belajar, berbisnis, serta menambah jejaring dan sebagainya. Dirinya juga menegaskan “Aparat Dinas Kominfo selain menjadi pelayan birokrasi juga dapat menjadi pelayan masyarakat”. ujarnya.

[PIC3]

Kegiatan sharing sessions  tersebut dihadiri sebagai peserta, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bappeda, DIY dan Jawa Tengah.

Sementara sambutan General Manager (GM) icon + Semarang, Wuri Yulianto, menyoroti terkait  bagaimana memanfaatkan optimalisasi TIK di desa untuk kepentingan para pemangku kepentingan, masyarakat dan efisiensi di pemerintahan. Pada prinsipnya sama-sama bersinergi dan sharing mencari solusi apa saja yang menjadi kendala.

“Mengapa kami mengundang Kepala Dinas Kominfo Gunungkidul, perlu bapak ibu ketahui, Kabupaten Gunungkidul telah berhasil dan mampu mengimplementasikan Teknologi Informasinya hingga ke tingkat desa”, jelas Wury.

Melihat besarnya peluang pasar melalui teknologi informasi menjadikan tantangan bagi Kabupaten Gunungkidul memberikan pelayanan informasi sampai ke tingkat desa

“Ini sebuah perjuangan yang tidak mudah, tetapi dengan kemauan dan kegigihannya bisa terwujud, dan ini sebuah prestasi yang harus diapresiasi”, jelasnya.

Kegiatan sharing session dilanjutkan kunjungan  ke Kabupaten Gunungkidul untuk melihat salah satu kabupaten yang sukses mengimplementasikan TIK sampai di tingkat desa. (*tim_IKP)