Bupati:Direktur teknik dapat mengatasi permasalahan air di Gunungkidul

Gunungkidul – Direktur Teknik PDAM Tirta Handayani Wonosari, H. Totok Sugiharto, STP., dilantik, Sabtu, (05/10) di rumah dinas bupati.

[PIC1]

Dalam sambutannya Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos., meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani Wonosari menjadi ujung tombak dalam penyediaan air bersih untuk warga masyarakat.

[PIC2]

Tidak hanya dalam kota Wonosari, tetapi seluruh wilayah Gunungkidul. PDAM juga harus terdepan dalam mengatasi kesulitan air bersih termasuk  kekeringan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pengawas PDAM, Eddy Praptono, M.Si., beserta anggotanya, Asisten Bidang Pembangunan (Asek II) Pemkab Gunungkidul Ir Asman Latif, Direktur PDAM Tirta Handayani Wonosari Isnawan Fibriyanto, SE., MT., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Selain mengucapkan selamat kepada direktur baru, Bupati Gunungkidul meminta pejabat baru untuk segera  memetakan potensi air dan pola penanganannya agar pelayanan kebutuhan air bersih segera teratasi. Sumber-sumber air yang ada, hendaknya dimanfaatkan secara maksimal agar seluruh kebutuhan penduduk terlayani. Totok Sugiharto tinggal di Sleman, sebelumnya bekerja sebagai manajer Disdahil  di PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang.

Selanjutnya dikatakan bupati, PDAM harus mampu melayani kebutuhan air bersih di musim penghujan maupun musim kemarau. Di musim penghujan layanan kualitas air bersih harus dijamin, dalam hal ini tidak boleh masyarakat menerima layanan air keruh. Sebaliknya di musim kemarau kebutuhan air harus tercukupi, tidak hanya dalam kota, tetapi termasuk di desa-desa,  kecamatan-kecamatan yang dilanda kekeringan.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Tirta Handayani mesti melakukan berbagai terobosan untuk memberikan pelayanan air bersih. “Saya berharap Direktur Teknik yang ada terobosan-terobosan sehingga dapat mengatasi permasalahan air di Kabupaten Gunungkidul,” pungkas Bupati