Gunungkidul – Prihatin dengan maraknya rentenir di Kecamatan Panggang membuat berbagai pihak berupaya menanggulangi dengan berbagai upaya. Keprihatinan muncul menyusul banyak dampak buruk yang ditimbulkan dengan adanya rentenir.
[PIC2]
Salah satu upaya menekan maraknya rentenir diinisiasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panggang. Institusi yang melaksanakan sebagian tugas kantor KementerianAgama ini membentuk Kampung Zakat.
[PIC3]
Inisiasi tersebut, disampaikan kepada Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos., Kamis, (14/02), melalui audiensi. Hal ini diharapkan akan mendapat dukungan sehingga dibentuknya Kampung Zakat benar-benar berkontribusi dalam meminimalisir maraknya rentenir.
Pada kesempatan ini, Endro Kepala KUA Panggang menyampaikan, 26 Februari 2019 besok, akan di launching Kampung Zakat di Kecamatan Panggang. Kampung Zakat terbentuk dari keprihatinan warga dengan maraknya rentenir di Kecamatan Panggang yang kian menjamur.
Endro menjelaskan, mekanisme Kampung Zakat dalam menjalankan perannya, yakni melalui majelis-majelis taklim para jamaah memberikan zakatnya yang ditasyarufkan kepada masyarakat kecil, yang nantinya dapat digunakan untuk pengembangan UKM.
“Hal ini sudah kita mulai sejak bulan Ramadhan 2018 yang lalu,” kata Endro. Dengan adanya Kampung Zakat, diharapkan bisa mengikis riba sesuai syariat islam. “Kita putar uang untuk masyarakat tanpa mengambil bunga, kemudian uang itu di kembalikan pada saat usaha sudah berjalan melalui perkumpulan Cahaya Insani yang sudah kami bentuk,”tambahnya.
Sementara itu, mewakili Bupati Gunungkidul, Badingah, Kabag Kesra Setda Kabupaten Gunungkidul Azis Saleh mengatakan,banyak implikasi akibat maraknya rentenir yakni bunuh diri dan kemiskinan.
Untuk itu, Bupati Gunungkidul sangat mengapresiasi atas inisiasi warga masyarakat Kecamatan Panggang dalam mendukung program Pemerintah salah satunya pengentasan kemiskinan.
“Program ini sangat luar biasa melalui pemberdayaan masyarakat hal ini sangat diperlukan untuk pengentasan kemiskinan,” katanya.
Selain itu, Bupati juga sangat mengapresiasi program petani keren yang ada di Kecamatan Panggang. Ini wujud nyata kecintaan generasi muda pada sektor pertanian, agar masyarakat mampu mandiri dan berdaya saing dan mendorong Pemda Gunungkidul agar daerah lain turut memulai program ini.
“Bupati berjanji akan hadir pada saat launching, dan saya akan mendorong agar desa- desa lain menerapkan langkah penanggulangan rentenir melalui metode seperti yang diterapkan Kecamatan Panggang. Tentunya dengan visi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul”, pungkas Badingah. (*tim_IKP)

