Gunungkidul – Kementerian Kesehatan RI. Senin (29/7) menggelar GEMA CERMAT Gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat di Rumah Seni Mbah Gito Karangmojo.
[PIC7]
Disampaikan Kepala Dinas kesehatan DIY, Drg Pembayun Setyaningastuti, M.Kes., Bahwa penggunaan obat secara rasional perlu di edukasikan kepada masyarakat tentang jenis dan kegunaan Obat karena itu termasuk komponen penting dalam pelayanan kesehatan.
[PIC1]
Menjadi salah satu upaya agar pengobatan berhasil dengan baik dan berorientasi pada keselamatan pasien. Sehingga perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat melalui seluruh stakeholder tetkait dan Dinas Kesehatan agar tercipta pemahaman penggunaan obat secara rasional memasyarakatkan gerakan masrarakat cermat penggunaan obat sebagai upaya neningkatkan peran masyarakat untuk peduli dengan penggunaan obat yang benar. Menginformasikan kepada stakeholder kesehatan untuk nendukung pelaksanaan gema cermat di Kabupaten Gunungkidul.
[PIC6]
Sementara itu Wakil Bupati Gunungkidul. DR Drs H Immawan Wahyudi MH menyadari fenomena maraknya tindakan irasional dalam penggunaan obat yang semakin tinggi di Indonesia. Wabup menyambut positif dengan upaya edukasi sosialisai dan petugas layanan kesehatan melalui gerakan masyarakat cerdas penggunaan obat gerakan ini di harapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kedewasaan masyarakat dalam penggunaan obat baik penggunaan obat sendiri maupun atas petunjuk resep petugas kesehatan.
Kepatuhan dan sikap rasional dalam penggunaan obat resep sesuai petunjuk penggunaan akan berdampak positif meningkatkan efektifitas maupun daya sembuh obat obat yang di gunakan oleh masyarakat.
Acara Sosialisasi tersebut dibuka oleh Wakil Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs.Sudodo,MM.dengan di tandai pemukulan gong serta mengukuhkan 40 apoteker sebagai agen perubahan dalam perubahan perilaku masyarakat unyuk penggunakan obat secar benar. Wakil Bupati juga mengapresiasi sosialisasi GERMAS CERMAT melalui pertunjukan kesenian tradisional sendra tari oleh para apoteker. “Sangat berkesan sekali, sosialisasi melalui sendra tari, seni budaya harus kita lestarikan,”katanya. [PIC8]
Acara dilanjutkan dengan diskusi panel dengan narasumber Kepala Dinas Gunungkidul,Dr.Dewi Irawati,M.Kes. Direktorat Pelayanan Kefarmasian Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementetian Kesehatan RI dan ikatan apoteker Indonesia DIY.

