Gunungkidul – Bantuan bibit pohon pewarna alam dari Regional Lions Leadership Institute (RLLI) sebanyak 10.000 pohon telah diserahkan kepada kelompok-kelompok tani pembudidaya pohon pewarna alam di rest area Gubug Gedhe, Gedangsari (25/04).
[PIC2]
Kontribusi Lions Club ini merupakan salah satu kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat Gunungkidul.
[PIC1]
Bupati Gunungkidul dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Siti Isnaeni Dekoningrum Nurhandayani, SH, antara lain menyampaikan rasa terimakasih kepada Lion Club yang telah menaruh perhatian terhadap perajin batik tradisional Gunungkidul. Selain itu Bupati berpesan kepada masyarakat penerima bantuan hendaknya dapat menjaga dan mengelola dengan baik, sehingga mampu mendatangkan manfaat yang besar terutama bagi perajin batik tradisional di Gunungkidul.
“Kedepannya bibit pohon pewarna alami ini, selain dapat memenuhi kebutuhan bahan pewarna batik juga untuk kegiatan eduwisata sebagai pendukung sektor pariwisata”, tambah bupati.
Batik dengan pewarna alami diharapkan menjadi icon produk kerajinan batik tradisional khas dari Gunungkidul, karena berbeda dengan batik dari daerah lain yang masih menggunakan bahan sintetis untuk pewarnaanya.
Penanaman bibit pohon dan penandatanganan prasasti ini dihadiri pula oleh Kabag Kesra, Drs. Aziz Saleh, Forkopimcam Gedangsari, pengurus Lions Club Gubernur Distrik 307 A-1 Lion Sylviana Murni (Mpok Sylvi) dan Ketua Alumni RLLI, Lion Irawan Santoso. (*tim_IKP)

