Gunungkidul Komitmen Beri Perhatian Anak-anak

[PIC1] GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk meraih penghargaan nasional kategori Nindya dalam program Kabupaten Layak Anak (KLA) belum bisa terlaksana. Dalam penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gunungkidul tahun ini masih harus menerima kenyataan dan mendapatkan penghargaan kategori Madya sebagaimana diterima tahun sebelumnya.

“Terdapat beberapa catatan yang perlu dioptimalkan oleh pemkab agar program yang ditargetkan tersebut dapat tercapai,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD), Sudjoko SSos MSi.

 

Sebenarnya, secara umum untuk skor penilaian tahun ini sudah ada peningkatan, di mana tahun lalu sebanyak 680 dan tahun ini Kabupaten Gunungkidul mendapatkan nilai 690. Jumlah ini selisihnya sangat tipis untuk sampai di level Nindya dengan nilai 700.

Dari Pemkab Gunungkidul sebenarnya sejak beberapa bulan lalu sudah menunjukkan komitmen untuk benar-benar memberikan perhatian yang lebih bagi anakanak. Berbagai program telah dilakukan namun demikian masih perlu adanya pengoptimalan. “Di antaranya yang masih perlu ditingkatkan yakni Puskesmas atau layanan kesehatan yang berbasis ramah anak,” imbuhnya.

Meskipun demikian, semangat untuk menjadikan Kabupaten Layak Anak (KLA) tetap tinggi. Sedikitnya masih ada 3 tingkatan yang harus dilalui untuk menjadi benar-benar mendapat predikat KLA, di antaranya Nindya, Utama, dan penghargaan kategori KLA. Perlu adanya sinergitas dari masyarakat dan pemerintah untuk menjadikan daerah tersebut benar-benar layak dan ramah pada anak.

“Masyarakat sudah kami bekali dengan berbagai pengetahuan, meski begitu perlu peningkatan. Dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga sudah ditekankan untuk lebih ramah dan meningkatkan pelayanan,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, pemkab memang menargetkan paling tidak di tahun 2025 yang akan datang mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak. “Pergerakan dan program pemerintah kita lakukan untuk memberikan perhatian lebih bagi anak-anak di Gunungkidul,” ucapnya.

Menurut Sujoko untuk Kabupaten Gunungkidul tidak sendirian masih duduk di level Madya, pasalnya untuk Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo juga masih berada di level ini. Sementara untuk Kabupaten Sleman dan Kota Yogya sudah berada di level nindya. “Kita akan terus tingkatkan program ini agar target kita tahun 2025 bisa tercapai,” tutupnya. (Bmp)