Penyambutan dan pendampingan Kunjungan Misi Keuangan Bank Dunia untuk PAMSIMAS

Gunungkidul – Penyambutan dan pendampingan Kunjungan Misi Keuangan Bank Dunia untuk Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat dilaksanakan di Aula Dinas PUPRKP Kabupaten Gunungkidul (08/10).

[PIC1]

Diketuai oleh Tatong Permana, kedatangan dari wakil Bank Dunia ini bertujuan untuk meninjau tata kelola keuangan pada kegiatan Pamsimas di Kabupaten Gunungkidul.

[PIC2]

Pamsimas merupakan program Pemerintah yang bertujuan menciptakan masyarakat hidup bersih dan sehat dengan meningkatkan kuantitas, kualitas dan kontinuitas akses air minum dan sanitasi dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Bambang Riyanto, SE, MT, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda, pada paparannya kepada perwakilan Bank Dunia mengungkapkan beberapa aspek yang dilaksanakan dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Gunungkidul. Diantaranya pemberdayaan masyarakat, teknik operasional, regulasi, penganggaran, kelembagaan.

Melalui kebijakan affirmative untuk wilayah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen mendorong eksistensi Pamsimas dengan melakukan pendampingan dan juga dukungan pendanaan melalui hibah khusus pamsimas dari dana APBD.

Salah satunya adalah membuka paket pengadaan melalui PIWK untuk Pembangunan Spamdes (Sistem Pengelolaan Air Minum Desa).

Menurut Bambang, dari tahun 2018 dukungan pendanaan senilai 400 juta dapat dipergunakan untuk pembangunan baru, optimalisasi dan pemeliharaan sistem pengelolaan air minum dan sanitasi masyarakat.

Kegiatan ini rencananya akan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa titik pengelolaan air untuk memetakan permasalahan, setelah sebelumnya dilakukan uji fungsi Pamsimas di Desa Tancep, Wareng dan Sidoharjo.