Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri, Rabu, (07/08), di Gor Siyonoharjo, Playen.
[PIC2]
Acara dibuka Wakil Bupati, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., Pemerintah Daerah menyambut positif kegiatan Sarasehan yang diselenggarakan oleh Dinas Dikpora, dan mengucapkan tetima kasih atas dukungan Dirjend PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
[PIC1]
“Menurut saya sarasehan ini merupakan respon positif terhadap kesiapan setiap individu untuk melibatkan diri di era Revolosi Industri 4.0 dengan berpikir maju dan berkembang ditengah persaingan global yang semakin ketat, tidak terkecualai di dalamnya perempuan,”, kata Immawan Wahyudi.
Menyadari kondisi tersebut dirinya mengapresiasi upaya nyata untuk meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan di berbagai bidang dengan sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri ini.
Wabup berharap setelahnya dapat menguatkan tekat dalam penyelenggaraan salah satu program pendidikan berkelanjutan, yaitu program pendidkan pemberdayaan perempuan mandiri, sehingga dapat mengurangi dampak resiko sosial kelompok perempuan marginal, hal ini sangat penting karena masih banyak dijumpai status perempuan dan peranan perempuan dalam masyarakat masih bersifat subordinatif dan belum sebagai mitra sejajar laki-laki.
Tampak hadir dalam acara ini, Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI, Ir. Harris Iskandar, Ph.D., yang diwakilkan Dr. Abdul Kohar, Rektor Universitas Negeti Yogyakarta, Prof. Dr. Sutrisno Wibowo, M.Pd., dan Kepala OPD dilingkungan Pemkab Gunungkidul.
Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Swara Dhaksinarga 89.9 FM

