[PIC1]
GUNUNGKIDUL – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mewujudkan cita-cita para leluhur yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, “Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Universitas Atma Jaya Yogyakarta mempersembahkan pameran dan peresmian karya pengabdian masyarakat pada Sabtu (27/01) di Balai Padukuhan Karang, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang.
Maraknya kegiatan berbasis kemasyarakatan saat ini, khususnya UAJY menjadi sebuah sinyal positif bahwa animo mahasiswa terhadap bidang kemasyarakatan ternyata sangat tinggi. Setelah beberapa waktu yang lalu melaksanakan pengabdian pada masyarakat di kawasan Kecamatan Panggang, kali ini LPPM Universitas Atma Jaya Yogyakarta kembali melaksanakan Student Camp di Padukuhan Karang, Desa Girikarto, sejak tanggal 22 sampai dengan 27 Januari 2018. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini terselenggara atas kerja sama UAJY dengan APTIK (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik) yang melibatkan 13 perguruan tinggi se-Indonesia, 44 mahasiswa perwakilan peserta pengabdian pada masyarakat, 5 dosen pendamping, dan 10 tim pelaksana.
Ketua LPPM UAJY, Dr. I Putu Sugiharto S., S.E., M.Si., Ak., CA., melaporkan bahwa, kegiatan pengabdian pada masyarakat diawali dengan kerja bakti pengerasan jalan sepanjang 700m dengan lebar 5m menggunakan bahan keprus, pelatihan keterampilan membatik bagi kelompok batik di padukuhan karang, pelatihan sablon pada karang taruna, pembuatan pupuk dan pengawetan pakan ternak, pelatihan teknisi instalasi air dengan tenaga surya serta pembentukan organisasi pengelola air, yang menghabiskan dana sebesar Rp 108.000.000,00. Salah satu program lanjutan adalah membatik yang merupakan program lanjutan pengabdian pada masyarakat tahun 2016/2017, pelatihan keterampilan ini ditujukan kepada seluruh komponen masyarakat untuk dikembangkan dengan harapan dapat menjadi satu alternatif sumber ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan yang sama Rektor UAJY, Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, S.H., L.L.M., mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Gunungkidul atas partisipasi dan dukungannya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. “Kami sangat bangga dengan warga Gunungkidul, masyarakat Girikarto khususnya dengan semangat gotong royongnya, yang dapat menjadi tauladan untuk kita semua, kami juga sangat kagum dengan ciri khas wisatanya, banyak potensi dan kekayaan alam yang luar biasa, seperti halnya saat ini Gunungkidul dapat memproduksi dan menghasilkan garam kualitas premium, ini adalah sebuah hasil yang sangat membanggakan. Saya berharap Gunungkidul ke depan dapat menggantikan posisi Pulau Bali”, terangnya.
[PIC3]
Beliau juga menyampaikan harapan, agar semua yang telah dilaksanakan bersama dengan masyarakat Pedukuhan Karang, Desa Girikarto ini dapat bermanfaat bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat, dapat meningkatkan semangat kegotong-royongan masyarakat setempat, dapat menigkatkan hubungan yang erat antara perguruan tinggi dengan masyarakat.
“Saya titip pesan, agar hasil karya bersama (mahasiswa dan masyarakat) ini menjadi momen ikatan kekeluargaan antara masyarakat Pedukuhan Karang, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang khususnya dan masyarakat Kabupaten Gunungkidul pada umumnya,” ujarnya saat mengakhiri sambutan. Sekaligus penyerahan sertifikat student camp kepada mahasiswa pertanda telah berakhirnya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini.
Sementara, sambutan Bupati Gunungkidul yang dibacakan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, drh. Krisna Berlian menyampaikan, ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga masyarakat Gunungkidul. Keberadaan perguruan tinggi yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat salah satunya adalah program pengabdian pada masyarakat seperti ini. Sudah banyak manfaat yang dirasakan masyarakat dari program pengabdian masyarakat, khususnya dari UAJY, kami menyambut positif program perguruan tinggi melalui program penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan masyarakat, yang mana akan berdampak pada kesejahteraan bagi warga, serta akan memberikan nilai ekonomis apabila dikembangkan secara aktif.
Pada akhir kegiatan dilakukan pemasangan plakat organisasi pengelolaan air “Sumber Makmur”. Hal tersebut sebagai peresmian karya pengabdian pada masyarakat dari mahasiswa UAJY. (*tim_ikp)
[PIC2]

