[PIC2]
Gunungkidul – Lembaga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) Kabupaten Gunungkidul dalam perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 menggelar serangkaian kegiatan sejak Januari 2018 dan berakhir dengan dilaksanakannya Simakrama Dharma Santi Nyepi, Sabtu (07/04) di gedung serbaguna Siyono, Kecamatan Playen, dengan tema “Melalui Catur Brata Nyepi, Umat Hindu Kabupaten Gunungkidul Membangun Harmoni, Kesadaran SpirituaL, dan Persaudaraan Sejati”.
Tampak hadir pada pelaksanaan Simakrama Dharma Santi Nyepi, Bupati Hj. Badingah, S.Sos., beserta jajaran, Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, S.E., Dandim 0730/GK, Letkol. Inf. Muh. Taufik Hanif, Wakapolres, Ketua FKUB, Pembimas Hindu DIY, Ketua PHDI DIY, Ketua PHDI Gunungkidul, Muspika Kecamatan Playen, dan Umat Hindu se-Kabupaten Gunungkidul.
Di hadapan tamu undangan Ketua PHDI Gunungkidul, Purwanto, menyampaikan atas nama Lembaga PHDI yang mewakili kurang lebih 4000 umat Hindu se-Kabupaten Gunungkidul mengucapkan terima kasih kepada bupati dan pemerintah daerah yang selalu hadir memberikan pengayoman, ini adalah sebuah penghargaan bagi kami. Umat Hindu konsisten akan terus mendukung jalannya pembangunan di Kabupaten Gunungkidul. “Dan yang terpenting bahwa umat Hindu Gunungkidul khususnya dan masyarakat pada umumnya, secara keseluruhan memiliki kewajiban untuk membangun toleransi antarumat beragama guna mewujudkan suasana yang rukun, kondusif, aman, dan tentram dalam kehidupan, dan untuk tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita hoax atau bohong yang dapat memicu pertengkaran, permusuhan, dan perpecahan antarumat beragama”, terang Purwanto.
Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Bupati Badingah, menyampaikan ucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, diharapkan perayaan Nyepi tahun ini akan semakin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta ikatan persaudaraan dan relasi antarumat beragama serta terus berpartisipasi dalam upaya menjaga harmoni sosial antarsesama, dalam mewujudkan tujuan hidup bersama dengan jujur, ikhlas mendukung pemerintah, memberikan kontribusi secara nyata dalam mencapai visi pembangunan Kabupaten Gunungkidul menjadi daerah tujuan wisata terkemuka dan berbudaya menuju masyarakat yang berdaya saing maju mandiri dan sejahtera. Kegiatan berakhir dengan penancapan api oleh bupati bersama Forkopimda dan Tokoh Umat Hindu. (*tim_ikp)
[PIC3][PIC4]

