[PIC2]Gunungkidul – Kecamatan Gedangsari bersama lintas sektor berkomitmen menangani permasalahan sosial masyrakat secara bersama-sama dalam upaya menyiapkan generasi muda yang berkualitas.Salah satu outpunya adalah gerakan bersama untuk menekan angka pernikahan dini. Pernikahan dini merupakan salah satu mata rantai permasalahan yang panjang dan berpotensi menjadikan permasalhan yang berkepanjangan bahkan sampai pada beberapa generasi. Upaya pencegahan pernikahan usia dini dimulai sejak tahun 2013 dengan ditanda tanganinya MoU bersama lintas sektor, dilanjutkan dengan deklarasi kepala dusun se-Kecamatan Gedangsari. Sampai dengan adanya pemberian penghargaan Gedangsari Award yang setiap tahun, yang diberikan sejak tahun 2015. Kamis, (12/04) dilaksanakan Gedangsari Award yang ke-3, penghargaan kali ini diberikan langsung oleh Bupati Gunungkidul H. Badingah S.Sos., di aula Green Village.
Gedangsari Award merupakan ajang pemberian penghargaan pada desa yg berhasil menekan angka nikah dini 0 (nol), dan tahun ini diraih oleh Desa Mertelu yang hingga tahun ini sdudah memasuki tahun ke-5, Desa Watugajah 4 tahun, Desa Sampang 3 tahun, Desa Hargomulyo dan Desa Tegalrejo 2 tahin berturut-turut. Dalam kesempatan ini juga di launching lagu kampanye menekan angka nikah dini yg berjudul Ayunda Si Menik (Ayo Tunda Usia Menikah) yang diciptakan oleh Kepala KUA kecamatan Gedangsari H. Moh . Kamsun M.Hum.
Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Kecamatan Gedangsari bersama lintas sektor dan Forum penyuluh sosial. Sebelum acara pemberian penghargaan Gedangsari Award, juga dilaksankan penyuluhan tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Upaya menekan angka pernikahan usia anak, dengan narasumber dari Dewan Pendidikan Provinsi DIY, Romy.
Pada saat memberikan sambutan Bupati sangat apresiasi dengan semangat dan gerakan yg ada di Kecamatan Gedangsari, dan merasa bangga dengan upaya dan kerjakeras masyarakat bersama lintas sektor akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan dengan mendapatkan penghargaan TOP 99 Sinovik tahun 2017 yang diselenggarakn oleh Kementetian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara, dengan judul Inovasi Ayunda Si Menik (Ayo Tunda Usia Menikah) sebuah karya drg. Dyah Mayun Hartanti Kepala Puskesmas Gedangsari II.
Tampak hadir pada acara Gedangsari Award, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Perekonomian, Ir. Anik Indarwati, M.T., Kepala Dinas Kesehatan Dewi Irawaty, Kepala Dinas Sosial, Siwi, Kepala Dinas Kominfo diwakilkan Kepala Bidang IKP, Irfan Ratnadi, Bagian Protokol, Bagian Organisasi Setda, Bagian Kesra, Camat Gedangsari bersama forkopimca, tokoh masyarakat, pelajar dilingkungan Kecamatan Gedangsari. (*tim_ikp)
[PIC3][PIC4][PIC5]

