[PIC2]Gunungkidul – Lembaga Rumah Pintar Cahaya Bangsa Kedungpoh bekerja sama dengan Komunitas Paseduluran Angkringan Silat DIY dan Lembaga Cakra Kembang Karta Bumi Gunungkidul, menggelar acara festival koreo pencak silat dan launcing jemparingan di Balai Budaya Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Minggu, (15/04). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Dr. H. Imawan Wahyudi, M.H., tampak hadir pula, anggota DPRD, Edi Dusilo, Ketua Dewan Kebudayaan, CB. Supriyanto, Camat Nglipar, Witanto dan unsur Forkopimca, ketua Paranwali korcan nglipar, dan IKK, tokoh masyarakat.
Kepala Desa Kedungpoh, Suharto melaporkan, festival ini di selenggarakan selama dua hari, mulai 14 hingga 15 April 2017, peserta dari tingkat Sekolah Dasar, SMP, SMA, SMK , peserta umum dari DIY dan Jawa Tengah. Festival koreografi pencak silat dan jemparingan ini merupakan ajang kreativitas dan pelestarian kearifan lokal , sekaligus sebagai moment untuk merintis wisata kampung pesilat di wilayah Gunungkidul. Juga sebagai sarana pendidikan bagingenerasi muda agar senantiasa mencintai seni budaya lokal, yang mana pencak silat dan jempringan merupakan warisan seni tradisional yang wajib kita jaga dan lestarikan.Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk masyarakat Desa Kedungpoh.
Sementara Perantau Warga Nglipar (paranwali) Korcam Nglipar, bahwasanya paranwali mempunyai misi sosial ikut serta membangun kemajuan Desa Kedungpoh dan Gunungkidul secara umum. Semoga peran serta paranwali ini sebagai awal yang baik untuk pijakan dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya, walaupun keberdaan paranwali dan Ikatan Keluaraga Kedungpoh baru satu tahun namun alhamdullilah telah banyak kegiatan dari aspek sosial kemasyarakatan yang dilakukan, kritik dan saran yang bersifat membangun kami tunggu untuk kemajuan organisasi ini. “Nglipar nyawiji paranwali di hati”.
[PIC3]
Wakil Bupati berharap kegiatan festival Koreografi Pencak Silat dan Jemparingan yang berbasis budaya lokal seperti ini dipertahankan dan dilestarikan, mudah-mudahan acara yang baru pertamakali ini diselenggarakan akan berlangsung sukses dan bermanfaat untuk kita semua,dan saya upapresiasi kepada panitia, generasi muda Gunungkudul yang terus berkreasi mengangkat potensi lokal dengan mempertahankan kearifan lokal. Dilanjutkan pembukaan festival ditandai dengan pemukulan kentongan oleh wakil bupati didampingi ketua dewan kebudayaan, anggota DPRD dan Muspika. (*tim_ikp)
[PIC4][PIC5]

