Satu Desa Satu Motif Batik di Gunungkidul

Gunungkidul – Harapan Hj. Badingah, S.Sos Bupati Gunungkidul satu desa satu motif batik ini disampaikan dihadapan awak media seusai menutup acara pelatihan membatik yang digelar selama enam hari oleh Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta di Balai Desa Siraman, Kecamatan Wonosari. Senin (16/1/2017). Diungkapkan Bupati pelatihan membatik di Desa Siraman ini adalah membatik dengan motif batik Selo Siratu yang telah dilaunching beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut Bupati Gunungkidul menjelaskan bahwa program yang telah dilaksanakan ini sudah dapat menangkap visi dan misi Bupati Gunungkidul terutama sebagai tujuan wisata yang terkemuka dan berbudaya. Ditambahkannya pada pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul tidak hanya menjual pariwisata “view” saja namun juga kerajinan dan hasil-hasilnya juga industri kreatif lainnya.

“ Sehingga multiplayer efek dari pariwisata ini nanti dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat dan masyarakat dapat berdaya, punya kreatifitas dan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraannya “.kata Hj. Badingah.

[PIC1]

Hadir mendampingi Bupati Gunungkidul pada acara penutupan pelatihan membatik ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gunungkidul Sudjoko, S.Sos,M.Si, Camat Wonosari, Drs. Siswanto, Kasi Humas dan Kasi Media Dinas Kominfo Gunungkidul dan Pj. Kades Siraman beserta jajarannya. Sementara dari Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta hadir Kuswanto, S.St Kasi Pelatihan Masyarakat beserta jajarannya dan instruktur pelatihan membatik Bambang Sumardiono.

[PIC3]

Dalam sambutannya Kuswanto, S.St mewakili Kepala Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta menyampaikan program yang dilaksanakan di Gunungkidul ini merupakan salah satu program pemerintah dalam peningkatan dan pemberdayaan BUMDES yang ada di wilayah DIY, adapun nama program yang dilaksanakan yaitu Pelatihan Pengembangan BUMDES Angkatan II Membatik. Lebih lanjut disampaikan Kuswanto pelatihan yang dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai dengan 16 Januari 2016 juga dilaksanakan serentak di empat lokasi yang berbeda di wilayah DIY, dengan peserta untuk Desa Siraman, Wonosari sebanyak 30 orang.

Penutupan pelatihan ditandai dengan pelepasan tanda peserta dan penyerahan sertifikat pelatihan oleh Bupati Gunungkidul kepada perwakilan peserta dan juga penyerahan bantuan stimulan kepada peserta pelatihan dari Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta. Acara diakhiri dengan peninjauan hasil pelatihan dari para peserta oleh Bupati Gunungkidul dan tamu undangan yang hadir di Balai Desa Siraman, Wonosari.(soera/sumarno)

[PIC6]   [PIC4]

[PIC7]   [PIC5]