Gunungkidul – Perencanaan dalam suatu kegiatan memiliki peran strategis dan sangat penting dalam rangka mencapai tujuan dengan jangka waktu tertentu. Keberhasilan suatu program atau kegiatan sangat ditentukan oleh perencanaan yang baik, hal tersebut karena pada hakikatnya dalam sebuah perencanaan sudah termasuk pelaksanaan, pengawasan, pemantauan, penilaian dan pelaporan menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Demikian halnya dalam pelaksanaan pembangunan dalam suatu wilayah keberhasilannya ditentukan oleh perencanaan yang baik dan terukur.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, guna meningkatkan kemanfaatan dan dampak positif pembangunan bidang pariwisata yang lebih luas dan beragam, pada tahun 2018 atau memasuki tahun kedua dari periode RPJMD Tahun 2016-2021 dengan visi : “Mewujudkan Gunungkidul sebagai Daerah Tujuan Wisata yang Terkemuka dan Berbudaya menuju masyarakat yang berdaya saing, maju, mandiri dan sejahtera tahun 2021”. Tahapan ini sangat strategis dan layak menjadi fokus Pemerintah Daerah dalam memprioritaskan program pembangunan yang sungguh-sungguh memproyeksikan target-target sasaran pembangunan sebagaimana yang telah tertuang dalam RPJMD.
Mengingat titik berat pembangunan pada sektor bidang pariwisata sebagai motor penggerak utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul, maka setiap perencanaan program pembangunan beserta anggarannya, harus memprioritaskan pada upaya pengembangan sektor pariwisata, baik langsung maupun tidak langsung. Demikian halnya dengan program dan kegiatan sektor yang lain, sedapat mungkin kita upayakan agar mampu memberi kontribusi dukungan pada pengembangan sektor/bidang pariwisata.
Dalam pengembangan pariwisata tidak dapat berdiri sendiri membutuhkan dukungan dan kerja sama secara simultan dari sektor-sektor lain, untuk dapat diperoleh tujuan yang maksimal. Salah satu perhatian Pemerintah Daerah dalam pembangunan Kabupaten Gunungkidul dengan basis utama sektorbidang pariwisata, dengan peningkatan kapasitas dan kualitas kinerja aparatur pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Seluruh kepala perangkat daerah beserta komponen organisasi, harus mampu bersinergi dan menempatkan dirinya secara proporsional, khususnya dengan menerjemahkan visi dan misi melalui perencanaan program dan kegiatan yang jelas dan terukur output maupun outcome-nya.
Kabupaten Gunungkidul, sebagai daerah yang memiliki visi untuk menjadi daerah wisata terkemuka, maka seluruh komponen masyarakat Gunungkidul harus dilibatkan secara proporsional. Visi ini membutuhkan komitmen kuat dan partisipasi seluruh komponen masyarakat, sehingga dalam diri setiap warga Gunungkidul harus mulai ditanamkan karakter dan sikap yang merepresentasikan diri sebagai “tuan rumah” yang baik dan siap melayani dengan sebaik-baiknya terhadap siapa saja yang berkunjung ke Gunungkidul.
Disampaikan oleh Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos pada acara Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Gunungkidul Tahun Anggaran 2018, Senin (30/01/2017) di Ruang Rapat I Setda Kabupaten Gunungkidul, untuk pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, disusun kebijakan strategis pengembangan pariwisata yang difokuskan pada tiga ( 3 ) hal yaitu :
- Peningkatan daya saing produk wisata, dimana upaya ini diwujudkan melalui peningkatan infrastruktur yang semakin baik dan memadahi. Fokus infrastruktur pendukung yaitu jalan dan jembatan, guna menjamin kelancaran koneksifitas antar obyek wisata, antar daerah dan mengurai kemacetan;
- Peningkatan kemitraan usaha pariwisata, upaya ini dapat dilakukan melalui penciptaan iklim usaha dan investasi yang kondusif dan ramah bagi investor dengan mengakomodasikan konsep pariwisata berbasis masyarakat. Untuk itu, komponen-komponen pendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif, seperti ; regulasi investasi, layanan informasi hingga perijinan, harus diprioritaskan untuk dilaksanakan oleh jajaran perangkat daerah terkait;
- Pemenuhan tanggungjawab terhadap lingkungan hidup dan sosial budaya. Hal ini menyangkut kesadaran kita bahwa sebagian besar pariwisata Gunungkidul berbasis alam dan budaya. Oleh karena itu, dalam proses pengembangan pariwisata, kita tidak bisa mengabaikan aspek lingkungan hidup, resiko bencana, perspektif gender hingga keterikatan sosial budaya dan kearifan lokal. Dalam perencanaan harus mampu menjamin bahwa setiap proses pengembangan pariwisata senantiasa memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, sosial budaya dan prinsip-prinsip pengurangan resiko bencana.
Pada akhir sambutannya Bupati Gunungkidul menegaskan bahwa konsep pengembangan pariwisata Gunungkidul juga harus mampu mengakomodasi seluruh kepentingan multi pihak dan wilayah Kabupaten Gunungkidul. Hal ini berarti bahwa pengembangan tujuan wisata tidak hanya bertumpu pada satu jenis atau tujuan wisata tertentu, tetapi justru harus dikembangkan lebih merata, lebih beragam dan mampu menyentuh wilayah-wilayah lain, dimana potensi wisatanya selama ini, belum diberdayakan secara optimal.
“ Selain daripada itu, dalam upaya mewujudkan Gunungkidul sebagai daerah wisata terkemuka, tentunya harus didukung dengan program kegiatan yang bersifat promotif dan dikemas dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif “.kata Hj. Badingah.
Diharapkan Bupati pengembangan pariwisata dapat dirintis melalui perencanaan kegiatan atau event-event berbasis potensi lokal dengan skala lebih luas, yaitu tingkat nasional bahkan internasional, baik bidang seni dan budaya tradisional, religi, kompetisi olahraga hingga kegiatan minat khusus yang berhubungan dengan hoby.
Hadir pada forum ini Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos, Wakil Bupati Dr. H. Imawan Wahyudi, Ketua DPRD Suharno, SE., Purwanto, ST., Ketua Komisi C, Dodi Wijaya, HM, SH, ST., Ketua Komisi D, Ir. Imam Taufik, Wakil Ketua Komisi D, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tommy Harahap, SH, MH., Kepala BAPPEDA Ir. Syarief Armunanto, MM., Lilies Setiartiti Staf Edukatif Fakultas Ekonomi UMY sebagai Nara sumber, Akademisi, Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Tokoh Masyarkat dan Tamu Undangan. (marno/soera)
[PIC1] [PIC2]
[PIC3] [PIC4]
[PIC5]

