Gunungkidul – Masjid Mariam yang berada di Padukuhan Tlogowareng Desa Karangmojo Kecamatan Karangmojo, Sabtu (04/03), diresmikan Bupati Gunungkidul. Acara peresmian juga dilaksanakan bersamaan dengan pengajian akbar dan
“Saya menyampaikan, apresiasi dan bangga kepada masyarakat atas inisiatif hingga terbangunnya Masjid Mariam yang megah ini. Diketahui bahwa masjid dapat difungsikan sebagai pemberdayaan masyarakat, dan wadah penggalian berbagai potensi yang mungkin dapat dikembangkan. Masjid juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk membahas beragam persoalan umat, sehingga dengan demikian mampu melahirkan berbagai pemikiran, konsepsi maupun langkah konkrit dalam atasi persoalan umat Islam,” kata Bupati dalam sambutannya.
Ditegaskan Hj. Badingah bahwa umat Islam khususnya kepada pengurus Masjid Mariam agar dapat meningkatkan peran masjid bagi kehidupan umat Islam serta menjaga perdamaian dengan umat beragama, dengan menggunakan manajemen masjid yang baik, serta diiringi dengan kegiatan atau program kerja, maksimalkan potensi jamaah untuk meningkatkan peran masjid di masyarakat. “Kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat titip dan meminta untuk terus menyuburkan nilai-nilai keteladanan yang berbasis pada wahyu ilahi yang penuh hikmah. Berikan pencerahan kepada segenap warga, untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan, bagi umat dan bagi bangsa. Dan kepada seluruh warga masyarakat Karangmojo khususnya untuk dapat mendidik dan membimbing putra putrinya agar selalu ada pada jalan yang benar, dan lebih mengutamakan dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,”tegasnya.
| [PIC1] | [PIC2] |
Dalam laporannya Ketua Panitia Penyelenggara menyampaiakan ucapan terim kasih kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat atas dukungannya, dan melaporkan bahwa tanah yang digunakan pembangunan masjid tersebut merupakan tanah wakaf dari Sujono dengan luasan 4.414 m2 ditujukan kepada Yayasan Al-Anshor. Pembangunan Masjid sampai dengan saat ini baru tercapai 90% yang sudah menelan biaya sebesar Rp. 228.937.500,- Sumber dana pembangunan berasal dari Pondok Pesantren Darul Fiqri Ponorogo Jawa Timur sebesar Rp. 127.000.000,- dan dari donatur 101.937.500,-.
” Pembangunan masjid ini inshaallah adalah awal dari pembangunan Pondok Pesantren yang berada di Padukuhan Tlogowareng, Karangmojo. Kami segenap panitia penyelenggara dan seluruh warga masyarakat meminta doa restu dan dukungan dari Pemerintah agar niat baik ini dapat terwujud dan bermanfaat nantinya,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara peresmian masjid ini, Kepala Bagian Kesra, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Camat Karangmojo, unsur Muspika Kecamatan Karangmojo, ulama dan umaroh, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat Kecamatan Karangmojo dan tamu undangan. (marno/foto:Marno/edit:Nana)

