Gunungkidul – Demikian disampaikan oleh CB. Supriyanto Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul disela-sela acara Talkshow Radio Dewan Kebudayaan dengan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Swara Dhaksinarga FM yang disiarkan Senin (13/3/2017) pukul 11.00 WIB secara langsung. Kelima hal tersebut meliputi; pertama Adat Istiadat, Kedua Kesenian dan Permainan, Ketiga Bahasa, Sastra dan Aksara, Keempat Kerajinan, Kuliner dan Pengobatan Tradisional serta Kelima Penataan Ruang, Bangunan dan Warisan Budaya.
Dialog Interaktif dengan tema Peran Dewan Kebudayaan Dalam Rangka Mendukung Visi-Misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ini dipandu oleh Reza penyiar LPPL ini, juga membahas berbagai permasalahan dan hal-hal yang berkaitan dengan budaya khususnya Dewan Kebudayaan di Kabupaten Gunungkidul.
Diungkapkan pula oleh Supriyanto bahwa dalam rangka mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Mewujudkan Gunungkidul sebagai daerah tujuan wisata yang terkemuka dan berbudaya menuju masyarakat yang berdaya saing, maju, mandiri dan sejahtera tahun 2021 dilaksanakan upaya-upaya pelestarian budaya oleh Dewan Kebudayaan dengan tiga (3) tahapan sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
[PIC1]
“ Ada tiga tahapan dalam pelestarian budaya yang meliputi; perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan “. Kata CB. Supriyanto.
Ditegaskan Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul bahwa pada saat ini secara kelembagaan diseluruh wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul telah terbentuk Dewan Kebudayaan Kecamatan. Selain itu sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Dewan Kebudayaan yang bersinergi dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul memberikan dorongan dan pendampingan kepada 15 Desa Budaya dengan tenaga pendamping Seni Budaya sejumlah 30 orang.
Untuk lebih mengenalkan potensi seni dan budaya yang ada di Kabupaten Gunungkidul bersama Pemerintah, Dewan Kebudayaan mengirimkan kontingen untuk mengikuti festival-festival yang diselenggarakan baik oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta maupun skala Nasional sekaligus sebagai ajang promosi potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Pada akhir paparannya CB. Supriyanto mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melestarikan dan mengembangkan budaya khususnya seni budaya yang ada dimasyarakat Gunungkidul sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat itu sendiri.(sura)
[PIC1]

