Gunungkidul – Selama sepekan terhitung mulai Senin (17/04/2017) sampai dengan Sabtu (22/04/2017) Gedung Kesenian Baleharjo akan menjadi saksi unjuk kebolehan seniman seniwati kethoprak di Kabupaten Gunungkidul dalam sebuah festival kethoprak yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Peserta festival kethoprak adalah tim atau grup ketoprak yang ditunjuk, dibentuk, dan mewakili kecamatan se-Kabupaten Gunungkidul dengan ketentuan masing-masing kecamatan mengirimkan satu tim grup ketoprak.
Pembukaan festival kethoprak dilaksanakan pada hari Senin (17/04/2017) pukul 19.30 WIB oleh Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos dengan dihadiri Ketua Dewan Kebudayaan Gunungkidul CB. Supriyanto, Plt Kepala Dinas Kebudayaan Gunungkidul Agus Priyanto, Kepala OPD, Camat dan perwakilan peserta festival kethoprak.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, bahwa festival bukan hanya mencari juara namun sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk aktif dan kreatif dalam pelestarian seni budaya. “ Dengan diadakan festival ketoprak, bukan hanya mencari juara, akan tetapi agar lebih menggugah semangat para generasi muda untuk lebih aktif dan kreatif dalam melestarikan seni budaya yang ada “.kata Hj. Badingah.
[PIC4] [PIC2] [PIC5]
Tujuan dilaksanakan festival ketoprak untuk melestarikan kesenian tradisional khususnya seni ketoprak, mengingat ketoprak merupakan kesenian asli Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penyelenggaraan festival ini sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk memberikan tempat dan waktu kepada para seniman di Gunungkidul serta untuk menyalurkan bakat, khususnya di bidang seni pertunjukan. Festival yang di gelar kali ini akan memilih penyaji terbaik dan perorangan terbaik yang akan mendapatkan piagam, trophy dan uang pembinaan.
Pada malam pertama festival kethoprak usai upacara pembukaan ada tiga group yang pentas yang terdiri atas kontingen Kecamatan Ponjong, Kecamatan Nglipar dan Kecamatan Ngawen.(tim_ikp*)
[PIC6] [PIC3] [PIC1]

