Gunungkidul – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian pada tahun 2017 menfokuskan kegiatan pembangunan pertanian, pada bidang infrastruktur pertanian dengan optimalisasi sumber sumber air yg ada dan penanganan lahan tidur.
Salah satu program pembangunan sarana prasarana pertanian melalui APBN 2017 di Kabupaten Gunungkidul adalah pembangunan jaringan irigasi pompa/perpipaan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), yang berlokasi di Padukuhan Kalinampu Desa Pengkok Kecamatan Patuk. Pembangunan rumah pompa dan bak penampungan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat (21/04), oleh Wakil Bupati Dr. H. Imawan Wahyudi, MH., didampingi Kepala Dinas Pertanian Bambang Wisnu Broto, Camat Patuk beserta unsur Muspika Kecamatan Patuk.
[PIC2]
Kepala Dinas Pertanian melaporkan, Kabupaten Gunungkidul mendapat kegiatan perpipaan dua unit dengan areal oncoran kurang lebih 20 ha per unitnya. Dengan besaran biaya per unit perpipaan setiap lokasi Rp 80 juta diberikan melalui bantuan pemerintah berupa uang dan dibelanjakan secara swakelola oleh kelompok tani untuk dibangun jaringan perpipaan. Dengan adanya jaringan perpipaan yang mengangkat air dari sumber air untuk dialirkan ke lahan, diharapkan petani bisa meningkatkan index pertanaman padi paling tidak dua kali atau bahkan tiga kali per tahunnya.
Dengan pola tanam padi-padi-palawija atau padi-padi-padi bisa terjaga ketersediaan airnya sepanjang tahun. Pada tahun 2017 ini yang mendapat lokasi perpipaan, kelopok tani Agung Padukuhan Payaman Desa Karangsari Kec. Semin dan kelompok tani Bakti Rukun Padukuhan Kalinampu Desa Pengkok Patuk. Di dua lokasi ini dimanfaatkan sumber air Sungai Oya, yaitu pemanfaatan Bendung Payaman Karangsari Semin dan Kali Oya di Pengkok Patuk.
[PIC1] [PIC3]
Dalam Sambutannya Imawan Wahyudi Menyambut baik dan mengapresiasi kebiasaan masyarakat menyimpan bahan pangan terutama gabah sebagai cadangan pangan selama satu tahun, ini wujud semakin tingginya pengetahuan dan kesadaran didalam meningkatkan ketahanan pangan, tandasnya. Pemerintah Daerah mengajak kepada seluruh warga masyarakat agar dapat meningkatkan pemanfaatan pekarangan secara optimal, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera lagi.
Diakhir sambutannya Wakil Bupati menegaskan kembali agar bantuan perpipaan nantinya bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga bisa mencapai swasembada beras dan menuju Pengkok atau Patuk sebagai salah satu penyangga beras di Kabupaten Gunungkidul. ” Dan yang terpenting lagi agar masyarakat selalu positif didalam berpikir, mengedepankan pola hidup sehat, bermusyawarah dan menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan YME. apabila telah melaksanakan amal usahanya sehingga diridhai dan mendapatkan kesuksesan “, pungkasnya.(tim_ikp*)

