Penilaian Puskesmas Berprestasi Tingkat DIY di Puskesmas Nglipar I

Gunungkidul- Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup bersih sehat bagi setiap warga negara. Salah satu upaya Pemerintah dalam pembangunan bidang kesehatan adalah dengan melaksanakan pelayanan kesehatan dasar melalui Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Keberhasilan pelayanan kesehatan di FKTP memberikan kontribusi yang besar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Seperti halnya Puskesmas I Nglipar, Gunungkidul, yang merupakan puskesmas yang mempunyai indikator pelayanan yang baik sehingga diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mengikuti kompetisi puskesmas berprestasi tingkat DI. Yogyakarta.[PIC1]

Selasa (23/05), Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Ir. Drajad Ruswandono, M.T., menerima Tim Penilai Puskesmas Berprestasi tingkat DIY di Puskesmas Nglipar I, didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sujoko, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, Camat Nglipar Drs. Witanto, beserta unsur Muspika, dan tamu undangan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekretaris Daerah, diucapkan selamat datang kepada Tim Penilai tingkat DIY. Disampaikan pula bahwa untuk memacu peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, perlu dilakukan berbagai terobosan, diantaranya penilaian dan pemberian penghargaan kepada puskesmas ataupun penyedia layanan kesehatan lainnya. “Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan peran dan keteladanan bagi aparatur pelayanan di bidang kesehatan khususnya di Kabupaten Gunungkidul,” tambahnya.[PIC2]

Sementara itu Ketua Tim Penilai drg. Hj. Inni Hikmatin., M.Kes., mengucapkan selamat kepada Puskesmas Nglipar I yang diajukan Pemerintah Daerah untuk mengikuti kompetisi Puskesmas berprestasi. “Mari kita sama-sama melihat perkembangan mutu pelayanan di Puskesmas Nglipar I ini, diharapkan Puskesmas ini bisa memberikan pelayanan yang cepat akurat dan akuntabel, mengacu pada standarisasi pelayanan” terangnya. Aspek penilaian dalam kompetisi, diantaranya dari aspek administrasi, manajemen, UKP dan UKM. “Kompetisi ini bukan mencari juara, kalah atau menang, tetapi sebagai momen yang tepat untuk memperbaiki dan berupaya dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat”, pungkasnya. 

Acara di lanjutkan paparan Kepala Puskesmas Nglipar I, dr. Dyah Prasetyorini dihadapan tim penilai.(tim_ikp)