Dalam rangka Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Perwakilan Yogyakarta mengadakan kegiatan Kenduri Anak Pantai yang bertempat di Pantai Drini Kecamatan Tanjungsari, Selasa (9/5/2017).
Kepala Pusat Pengendalian Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan Widodo Sumianto. AP. MM menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program pengembangan karantina ikan dan keamanan hasil perikanan diperlukan sinergi dengan instansi terkait serta mendorong peran aktif dari masyarakat. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut yaitu dengan penyelenggaraan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan Tahun 2017. Tema yang diusung adalah “ Melalui Gerakan Sadar Mutu Dan Karantina (Gemassatukata) Kita Wujudkan Kedaulatan Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat Kelautan Dan Perikanan”.
” Tema tersebut sesuai dengan visi Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu mewujudkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang mandiri, maju, kuat dan berbasis Kepentingan Nasional,” jelas Widodo.
| [PIC2] | [PIC4] |
Tujuan diadakannya kegiatan Bulan Bakti ini antara lain untuk mensosialisasikan peran strategis karantina dan keamanan hayati ikan serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan. “Serta membangkitkan dan menggerakkan kesadaran masyarakat serta stakeholder dalam pengendalian penyakit ikan, keamanan hayati ikan, serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan,”tambahnya.
Sementara itu Bupati Gunungkidul dalam sambutanya menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyambut positif kegiatan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan tahun 2017, serta berharap kegiatan ini mampu menjadi media sosialisasi maupun mencari solusi terbaik dan efektif dalam meningkatkan konsumsi ikan masyarakat DIY serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan, khususnya Kabupaten Gunungkidul.
“Seperti diketahui bahwa Gunungkidul memiliki 72 km garis pantai dan menurut Gubernur DIY akan menjadi masa depan DIY. Melalui sosialisasi dan komunikasi intensif hingga keteladanan unsur-unsur terkait, saya yakin masyarakat semakin menyadari tingginya nilai gizi, khususnya protein yang berasal dari ikan. Pengetahuan yang lebih komprehensif akan mendorong masyarakat Gunungkidul semakin terbiasa mengkonsumsi ikan,” jelas Bupati
Turut hadir pada acara ini antara lain Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Yogyakarta Suprayogi,S.Pi, M.P, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Drs. Sigit Raharjo. MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul Agus Priyanto SH, MM, Kepala OPD terkait, Forkompinca Tanjungsari, pokdarwis, masyarakat dan tamu undangan. (tim_ikp)
| [PIC3] | [PIC5] |

