Gunungkidul – Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos., Kamis (27/07) menghadiri dan meresmikan Balai Dusun Nglipar Kidul dan Pos Yandu, yang dibangun secara swadaya oleh warga masyarakat Padukuhan Nglipar Kidul.
Acara diawali dengan sambutan selamat datang oleh Camat Nglipar Witanto, yang mengucapkan selamat datang kepada Bupati beserta jajaran di padukuhan Nglipar Kidul dalam rangka peresmian balai dusun dan pos yandu.
“ Kehadiran Ibu Bupati adalah sebuah kebanggaan dan semoga kehadiran Ibu dengan membawa berkah warga masyarakat Nglipar akan lebih maju, mandiri dan sejahtera “.kata Witanto.
Selanjutnya selaku camat dan atas nama warga masyarakat, memohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, harapannya setelah diresmikanya balai dusun dan pos yandu masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dapat menjadi suport bagi seluruh warga masyarakat.
[PIC3]
Ketua panitia pembangunan Mijo melaporkan dihadapan Bupati dan warga masyarakat bahwa, pembangunan rehab balai dusun ini dapat diwujudkan atas kerjasama yang baik antara lembaga dusun, Kepala dusun, dan masyarakat yang saling bersinergi demi menciptakan pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat. Rehab di mulai pada bulan Oktober 2016 dan menggandeng sponsor utama Lesehan Pojok Malioboro H. Podo Miyanto yang merupakan warga Nglipar Kidul. Lahan balai dusun menempati area seluas 1000 m2 dan menelan biaya secara swadaya sebesar Rp. 163.781.000.00,-.
“ Dengan diresmikanya dua buah bangunan ini tentunya masih ada beberapa kekurangan diantaranya pengerasan halaman balai dusun, kami atas nama warga masyarakat memohon dukungan dari semua pihak untuk sempurnanya bangunan ini “.pinta Mijo.
Pada kesempatan ini Bupati memberikan sambutan tanpa teks yang diselingi dengan canda tawa dengan masyarakat dan tamu undangan yang hadir sebagai buktik adanya kedekatan antara pemerintah dalam hal ini Bupati dengan masyarakat Gunungkidul.
[PIC1]
Bupati mengucapkan selamat kepada warga masyarakat Nglipar Kidul yang telah berhasil membangun balai dusun dan pos yandu dengan nilai yang fantastis. Selanjutnya Beliau berpesan kepada seluruh warga agar mendoakan kepada para donatur yang telah ikut nyengkuyung jalannya pembangunan balai dusun dan posyandu ini, semoga akan membawa manfaat sesuai dengan kegunaannya dan menjadi daya dorong dari segi apapun serta mengajak supaya menumbuhkan potensi yang ada dalam bidang apapun untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat luas,
” Desa Nglipar berpotensi sangat besar dengan banyaknya kreativitas masyarakat seperti home industry yang mampu menumbuhkan optimisme dan semangat hidup yang tinggi “.terang Badingah.
[PIC2] [PIC4]
Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita dan penyerahan “wayang semar” sebagai tanda peresmian balai dusun serta posyandu yang dimeriahkan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang dibawakan dalang Ki Cermo Hadi Sutrisno dari Katongan Nglipar dengan lakon Wahyu Katentreman, yang didukung oleh tunggal H. Podo Miyanto.(tim_ikp*)

