Pemkab Gunungkidul Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

Gunungkidul – Jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Rabu (14/6), bertempat di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H. Hadir pada acara ini Bupati Gunungkidul, Wakil Bupati Gunungkidul, Forkompimda Kabupaten Gunungkidul, Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD dan instansi vertikal serta jajaran Kemenag se-Gunungkidul, juga diikuti karyawan-karyawati dilingkungan pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan ini diselenggarakan oleh BRI Cabang Wonosari selaku panitia penyelenggara juga diikuti karyawan-karyawati dilingkungan pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya Dr. Immawan Wahyudi, mengatakan kitab suci Al Qur’an adalah wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang harus dibaca dan juga harus diamalkan dalam kehidupan manusia.

[PIC1]

Dalam Tausiyahnya Ustad Didik Purwodarsono, menyampaikan bahwa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, Kitab Suci Al Qur’an diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yang mempunyai fungsi sebagai petunjuk, penjelas, dan pembeda yang benar dan yang salah serta menjadi pedoman hidup bagi umat manusia.

Selain itu Pimpinan Pondok Pesantren Amalun Najjah, Gamping, Sleman ini juga menyoroti peran orang tua dalam mendidik anak pada masa sekarang yang banyak pengaruhnya, sehingga orang tua jangan banyak menuntut kepada anak, namun orang tua juga harus dapat memberi tauladan dan contoh bagi anak-anaknya. Kebanyakan orang tua mengganggap anak yang pintar adalah anak yang sekolah formal di sekolah pemerintah sedangkan anak yang kurang pintar cenderung di masukan ke pondok pesantren, padahal materi yang disampaikan di pondok pesantren lebih banyak dan lebih sulit.

[PIC2]  [PIC3]

“Orang tua harus berperan dalam tumbuh kembang anak, jadi orang tua jangan hanya menuntut anak melainkan orang tua harus bisa memberi contoh teladan bagi anaknya.”kata Didik Purwodarsono.(tim_ikp*)