Lomba Kayak Promosikan Wisata Klayar

Gunungkidul – Dalam rangka mempromosikan wisata di Padukuhan Klayar, Desa Kedungpoh, Nglipar, Kelompok Sadar Wisata Klayar bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul serta Persatuan Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) DIY, menggelar Lomba Perahu Kano Kayak Tradisional pada Minggu, (10/12), yang dihadiri Wakil Bupati Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H., didampingi Staf ahli drh. Krisna Berlian, Kadisdikpora, Kepala Dinas Pariwisata, Ketua KONI, staf Diskominfo, dan unsur Muspika Kecamatan Nglipar. Tejo selaku Dukuh Klayar, mengatakan bahwa “lomba perahu tradisional kano ini menempuh jarak sepanjang 150 meter, dan diikuti sebanyak 25 peserta dari seluruh DIY, antara lain dari Kabupaten Bantul empat peserta, Sleman empat peserta , Kulon Progo empat peserta, dan selebihnya dari Gunungkidul,” jelasnya. 

Disampaikan lebih lanjut bahwa perlombaan ini dalam semi-final akan diambil 16 peserta dan pada saat final diambil 6 peserta/regu. Juara akan diambil Juara 1 sampai 3 dan juara harapan 1 sampai 3, dengan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 10,500 juta. Dengan rincian hadiah sebagai berikut; Juara 1 dengan hadiah uang Rp. 2.500.000,- Juara 2, Rp. 2.250.000,- Juara 3, 2.000.000,- “Kemudian Juara Harapan 1 Rp. 1.500.000,- juara harapan 2, 1.250.000,- dan juara harapan 3, Rp. 1000.000,-,” semua dipotong pajak,” pungkas Tejo. Seluruh kegiatan ini dibiayai anggaran Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul dengan total Rp. 50 juta. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gunungkidul mengapresiasi kegiatan Lomba Perahu Kano Kayak Tradisional yang diadakan di wisata Klayar ini. “Event ini sekaligus untuk mempromosikan wisata Klayar, yang sudah lama dinanti-nantikan sekaligus launching Pokdarwis Klayar,” terang Immawan. Wakil bupati juga kesuksesan lomba mudah-mudahan sebagai awal untuk kemajuan generasi muda dalam olah raga dayung. Supaya bisa dijadikan tradisi olahraga yang menyehatkan sekaligus untuk destinasi wisata guna peningkatan nilai ekonomi masyarakat. ” Saya juga berharap mudah-mudahan bisa dikembangkan lebih lanjut dengan menata kembali bantaran sungainya,” sehingga akan menjadikan suatu destinasi wisata baru yang tidak kalah dengan tempat wisata yang lain dan menjadi wisata yang berbasis masyarakat, wisata yang dimotori oleh masyarakat,” imbuhnya. Tentu pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pariwisata akan selalu mendorong dan mem-back up agar bisa maju, mandiri demi kemajuan wisata d wilayah ini, pungkasnya. Acara diakhiri dengan penyerahan uang pembinaan kepada para juara oleh Wakil Bupati, Kadisdikpora, Ketua Koni, dan Kepala Dinas Pariwisata.(mrn)