Kemenkominfo dan Kemenhub Luncurkan “AYO MUDIK”

Berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul dalam menyambut para pemudik yang datang dari berbagai kota besar. Antara lain Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Progo 2017 yang dilakukan di Alun-alun Wonosari, Senin (19/6).Bertindak selaku pembina upacara adalah Bupati Gunungkidul Hj Badingah,SSos.

Badingah menekankan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kegiatan patroli di titik- titik rawan gangguan kamtibmas, seperti terminal, pemukiman yang ditinggal oleh pemilik, pusat perbelanjaan, bank dan ATM serta tempat- tempat wisata yang ramai dikunjungi saat Idul Fitri.

Secara terpisah, disampaikan oleh Kepala Seksi Media Peliputan bahwa untuk mengetahui info arus mudik di 081804259690, dan akan disiarkan melalui LPPL Radio Swara Dhaksinarga 106.6 FM.

 

Kemenkominfo dan Kemenhub Luncurkan “AYO MUDIK”

[PIC2]Dilansir dari laman web kominfo.go.id, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meluncurkan aplikasi informasi jalur mudik terintegrasi “Ayo Mudik” di Gedung Kemenhub, Jakarta, Kamis (15/06/2017).

Aplikasi hasil kolaborasi berbagai kementerian/lembaga bersama swasta ini menyediakan berbagai informasi terintegrasi mengenai jalur mudik, fasilitas seperti pos kesehatan dan rest area di sepanjang jalur mudik, serta informasi titik kemacetan yang berpotensi memperpanjang durasi perjalanan saat mudik.

“Aplikasi ini bukan dibangun oleh Kominfo, tapi semuanya (lembaga, red). Ada BMKG untuk cuaca, ada Kepolisian untuk bagian Pos Polisi, ada Pertamina untuk lokasi SPBU dan Masjid, Perbankan untuk lokasi ATM,” jelas Menkominfo dalam sambutannya.

Pengembangan aplikasi ini sendiri dilakukan oleh perusahaan startup anak bangsa, KUDO, dalam waktu kurang dari satu bulan. “Bukan hanya mudiknya yang guyub, bareng, tapi cara mengembangkannya juga gotong royong,” kata Menkominfo.

Meski belum sepenuhnya berjalan, lanjut Menkominfo, aplikasi tersebut telah diuji coba dengan hasil akurasi yang cukup bagus. “Ini belum 100% aplikasinya tapi weekend lalu teman-teman yang uji coba aplikasi ini jalan, lewat jalur utara, tol, ngecek. Walaupun posnya belum ada, tapi akurasinya cukup bagus,” kata Rudiantara.

Aplikasi mudik terpadu pertama di Indonesia ini diharapkan dapat turut serta mendukung kenyamanan dan kelancaran masyarakat saat mudik lebaran. Dalam aplikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan kemudahan dalam akses informasi seperti posko mudik, pos polisi, posko kesehatan, SPBU, masjid, bengkel, ATM, serta info bencana dan info lalu lintas terkini.(tim_ikp*)