Gunungkidul – Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1437H, Dishubkominfo Kabupaten Gunungkidul melakukan beberapa persiapan. Salah satu nya adalah memasang rambu-rambu lalu lintas dan himbauan keselamatan bagi pengendara di Jalan Raya.
[PIC2]
[PIC1]
Langkah persiapan guna mengantisipasi masalah yang rentan timbul termasuk diantaranya pelanggaran terhadap rambu lalu lintas, dan untuk menekan angka kecelakan di jalan raya. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) juga telah melakukan sejumlah persiapan dengan melakukan prediksi sebagai dasar penyelenggaraan angkutan lebaran 2016 M/ 1437 H.
Kepala Bidang Transportasi, Drs. Kuncoro Budi Santoso memaparkan sejumlah prediksi dan persiapan menghadapi mudik lebaran tahun ini. Kuncoro mengatakan, penyelenggaraan angkutan lebaran akan berlangsung selama enam belas hari, dimulai tanggal 29 Juni 216 (H-7) hingga 14 Juli 2016 (H+7).
“Perkiraan puncak arus mudik pada Sabtu-Selasa, 2-5 Juli 2016 (H-4 hingga H-1). Sedangkan arus balik pada Selasa- Jumat, 12-15 Juli 2016 (H+5 hingga H+8),” ungkap Kuncoro beberapa waktu lalu.
Persiapan lain dengan membuat Pos Pantau yang berada di Rest Area Bunder, Taman Parkir, JJLS, Tepus dan Pantai Pulang sawal, yang merupakan lokasi rawan macet. Selain itu Dishubkominfo juga membuat 8 Posko Pengamanan dan Pengendalian Arus Mudik, yang nantinya akan diisi petugas gabungan baik dari Dishubkominfo Kepolisian dan lainnya.Posko tersebut diproyeksikan untuk mengatasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, pendataan kedatangan dan keberangkatan.
“Posko terdiri dari Posko induk di Dishubkominfo, posko Siyono, Posko Terminal Semin, Posko Baron, Posko Terminal Wonosari, dan Posko Bejiharjo,” rinci dia.
Selain posko di atas, terdapat Posko LPPL Swara Dkhaksinarga yang ketugasannya berada di bidang Kominfo. Dalam kesempatan lain, Kepala Bidang Kominfo, Markus Tri Munarja, mengharapkan Posko LPPL ini sebagai media informasi arus mudik lebaran baik mengenai situasi lalu lintas mudik-balik serta lalu lintas wisata. Harapannya pemudik atau wisatawan bisa mengetahui info terbaru melalui channel 106.6 baik di rumah maupun kendaraan pribadi, mengenai kemacetan dan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Gunungkidul, ungkap Markus. (hari/foto:sumarno)

