Bupati Gunungkidul Resmikan Program Sistem Air Bersih (PAMDUS) Sawahan Ponjong

Gunungkidul – Sebagaimana kita ketahui bersama Gunungkidul memiliki wilayah yang sebagian besar berupa perbukitan dan dataran tinggi yang berbatu, khususnya wilayah yang berada di daerah zona pegunungan pada bagian selatan dan zona Batur Agung pada bagian utara.

Kondisi wilayah yang demikian menyebabkan pada wilayah-wilayah tersebut memiliki potensi sumber daya air permukaan yang cukup terbatas untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. Sehingga pada saat musim kemarau atau musim penghujan sekalipun bagi masyarakat yang tinggal pada wilayah yang demikian pemenuhan kebutuhan air bersih masih menjadi permasalahan pelik yang belum teratasi secara keseluruhan. Upaya pemerintah yang tertuang dalam program-program pembangunan maupun jalinan kerjasama dengan berbagai pihak berupaya untuk mengatasi masalah pemenuhan dasar warga masyarakat yaitu kebutuhan air bersih. Program-program yang dilaksanakan antara lain melalui penggunaan teknologi-teknologi pengangkatan air modern, pembangunan sarana dan prasarana air bersih maupun droping air, namun sejauh ini belum mampu mengatasi secara tuntas permasalahan keterbatasan air bersih untuk warga masyarakat Kabupaten Gunungkidul. Terdapat beberapa titik desa yang masih kita temui permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, salah satu diantaranya yang dihadapi oleh masyarakat Padukuhan Sawur, Desa Sawahan, Kecamatan Ponjong. Pada hari Selasa tanggal 11 Oktober 2016 masyarakat Padukuhan Sawur, Desa Sawahan Kecamatan Ponjong terlihat sangat antusias menyambut kedatangan Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos dalam rangka Peresmian Sarana Air Bersih (Pamdus) program dari PKPU Yogyakarta , PT XL dan IZI. Hadir dalam acara persemian ini mendampingi Bupati Gunungkidul, Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Gunungkidul, GM Central Java DIY PT XL Axiata Arif Farhan Budianta,  IZIP, Forkompinca dan tokoh masyarakat  Desa Sawahan. Peresmian Sarana Air Bersih di tandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati yang didampingi General Central Java DIY PT XL Axiata dan Direktur IZI.

Dalam sambutannya Bupati Gunungkidul Hj. Badingah berpesan kepada warga masyarakat Padukuhan Sawur khususnya dan masyarakat Kecamatan Ponjong pada umumnya agar bisa menjaga, merawat dan mengelola dengan baik sarana yang sudah ada ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga saat ini dan dimasa yang akan datang. Kita harus menyadari bahwa untuk mengatasi permasalahan air bersih di Kabupaten Gunungkidul, diperlukan solusi jangka pendek maupun jangka panjang dan hanya akan terlaksana dengan dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat sekitar.

[PIC3]  [PIC2]

Untuk itu Badingah masyarakat untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan serta handarbeni dalam pemanfaatan sarana dan prasarana air bersih yang ada. “ Mari kita tumbuhkan semangat kebersamaan, kegotong royongan, dan handarbeni, dengan bersama-sama memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada dengan baik dan senantiasa mengutamakan kepentingan bersama “. tegasnya.

Program yang dilaksanakan ini sebagai salah satu daya ungkit sekaligus daya dorong bagi warga masyarakat di daerah ini dalam memberdayakan potensi sumber air bersih yang ada untuk memenuhi kebutuhan akan air.

Sedikitnya ada kurang lebih 70 kepala keluarga yang tinggal di Padukuhan Sawur, Sawahan, Ponjong yang mulai hari ini sudah mulai mendapatkan kemudahan akan fasilitas kebutuhan air bersih.

Mengingat pada masa lalu masyarakat setiap musim kemarau harus menempuh jarak kurang lebih 2 km dengan jalan kaki untuk mendapatkan air bersih dari sumber yang ada. (sumarno/edt.soera)