Gunungkidul – Bertempat di halaman Balai Desa Monggol Kecamatan Tanjungsari, Rabu (19/10/2016) TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2016 resmi ditutup dalam sebuah Upacara Penutupan dengan Inspektur Upacara Dandim 0730/GK Letkol M. Taufik Hanif. Hadir pada upacara penutupan Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos, Ketua DPRD Suharno, SE, Wakapolres Gunungkidul Kompol Vero Aria R, S.IK, Kepala BPMPKB Drs. Sudjoko, M.Si, Camat Saptosari Jarot Hadiatmojo, S.IP dan Muspika serta perwakilan SKPD terkait serta tokoh masyarakat Saptosari.
Dalam laporan pelaksanaan TMMD yang dibacakan oleh Kapten Inf. Agus Riyanto dilaporkan bahwa kegiatan TMMD yang berupa sasaran fisik dan non fisik, Sasaran fisik antara lain meliputi: pembuatan jalan rabat beton sepanjang 250 m, pembuatan jalan cor blok sepanjang 100 m, berem-berem jalan sepanjang 250 m, pembuatan satu pos kamling di Dusun Sawah, Desa Monggol, rehab masjid Dususn Sawah, Desa Monggol, dan pembuatan jambanisasi 10 unit untuk keluarga miskin dapat dilaksanakan seratus persen.
[PIC2] [PIC3]
Sedangkan sasaran non fisik yang dilaksanakan meliputi: Penyuluhan kesadaran bela negara dari Kodim 0730/GK, penyuluhan bahaya narkoba dari BNK Gunungkidul, penyuluhan kamtibmas dan penanggulangan teroris dari Polres Gunungkidul, penyuluhan pertanahan dari BPN Gunungkidul, penyuluhan wawasan kebangsaan dari kesbangpol GK, penyuluhan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dari BPMPKB, serta penyuluhan ketrampilan dari ibu Persit Kodim 0730/GK.
Pada kesempatan ini menandai penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II diserahkan kembali peralatan kerja secara simbolis kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil pekerjaan dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang dilaksanakan oleh Kapten Inf. Sunardi mewakili Kodim 0730/GK kepada Drs. Sudjoko, M.Si Kepala BPMPKB Gunungkidul disaksikan Dandim 0730/Gunungkidul.
[PIC1]
Dalam sambutannya Kasad TNI AD yang dibacakan oleh Dandim 0730/GK Letkol. M. Taufik Hanif menyatakan bahwa program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dulu dikenal masyarakat dengan sebutan ABRI Masuk Desa (AMD) yang telah berjalan selama 30 tahun telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dibutuhkan masyarakat.
Dijelaskan pula program TMMD selain melaksanakan pembangunan fisik berupa pembangunan jalan, halte, sarana ibadah, poskamling juga melaksanakn kegiatan non fisik yang berupa penyuluhan terkait bela negara dan ketahanan nasional. Kegiatan non fisik ini sebagai salah satu upaya untuk pencegahan proxy war, narkoba, dan terorisme.
Pada akhir sambutannya Kasad TNI AD mengharapkan agar masyarakat dapat terus meningkatkan dan memelihara semangat gotong royong serta memelihara hasil pembangunan TMMD yang telah dilaksanakan.
Pada upacara yang diikuti oleh unsur Korsik, TNI, Polri, Sat Pol PP, perwkilan Tagana dan unsur pelajar ini juga dilaksanakan penyerahan sertifikat kepada Kades Monggol, Ketua LPMD, Dukuh Sawah oleh Dandim 0730/GK Letkol Muhammad Taufik Hanif. Selain itu juga diserahkan bantuan peralatan keamanan lingkungan bantuan dari Bank BDG Gunungkidul dan Televisi dari BPD DIY kepada warga masyarakat dilokasi TMMD.
[PIC4] [PIC5]
Mengakhiri upacara penutupan di lokasi digelar pentas seni jathilan dari warga masyarakat untuk menghibur hadirin yang hadir menyaksikan upacara tersebut.(soera/ft.sumarno)

